Jakarta (ANTARA) - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan setelah Joe Biden dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46 mampu mendorong perkembangan pasar keuangan global semakin positif setelah sebelumnya terjadi peningkatan tekanan global dalam jangka pendek.

“Statement dari inaugurasi Presiden Joe Biden sangat menyejukkan,” kata Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual setelah pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Januari di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pernyataan dari Joe Biden itu membuat yield atau imbal hasil surat berharga negara (SBN) Amerika Serikat atau US Treasury menurun, setelah sebelumnya ada ekspektasi kenaikan.

Pernyataan Joe Biden, lanjut dia, di antaranya terkait percepatan vaksinasi, percepatan pemulihan ekonomi di AS, serta kemungkinan kenaikan kebijakan fiskal oleh pemerintah AS akan mendukung pemulihan ekonomi di negeri itu.

Perubahan positif dari perkembangan perekonomian global, imbuh Perry, juga sejalan dengan perkiraan bank sentral Indonesia ini dengan perbaikan ekonomi global.

Perbaikan ekonomi global juga didukung berlanjutnya stimulus fiskal dan moneter yang diambil sejumlah negara.

“Demikian juga berlanjutnya kebijakan moneter akomodatif dan suku bunga rendah dan ekspansi moneter di banyak negara. Itu menyebabkan likuiditas global meningkat,” katanya.


 


Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024