
Pj Gubernur minta OPD mulai memungut potensi sumber PAD di Papua

Melakukan inovasi mencapai target PAD
Jayapura (ANTARA) - Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) setempat untuk mulai melakukan pemungutan pada potensi-potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD) dengan begitu dapat mempercepat pembangunan.
Hal ini disampaikan usai membuka kegiatan asistensi penyusunan dokumen perencanaan pembangunan perangkat daerah bidang perekonomian dengan fokus pada optimalisasi PAD yang bertempat Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa.
“Target PAD Papua pada 2025 sebesar Rp515.406.169.254 oleh sebab itu saya minta semua OPD mulai fokus dengan sumber-sumber pendapatan baru,” katanya.
Menurut Ramses, dengan rincian PAD yang harus tercapai yakni pajak daerah Rp309.296.000.000, lalu retribusi daerah Rp135.666.617.000, kemudian hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan Rp55.664.802.254 dan terakhir PAD lain-lain yang sah sebesar Rp14.778.750.000.
“Untuk itu diharapkan seluruh OPD dapat melakukan inovasi-inovasi dalam mencapai target yang telah di tetapkan tersebut,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kegiatan ini menjadi wadah yang efektif untuk menyamakan persepsi, aspirasi dan bertukar pikiran untuk memberikan masukan-masukan dalam rangka peningkatan PAD.
“PAD dan capaian target retribusi daerah yang baik akan memberikan pemahaman mendalam tentang kondisi keuangan daerah untuk itu perlu dilakukan pemungutan potensi sumber PAD yang belum tereksplorasi serta melakukan kelemahan suatu potensi agar dilakukan perbaikan,” katanya.
Dia menambahkan pihaknya berharap dengan adanya kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak guna mengoptimalkan penerimaan PAD dengan terus menggali setiap potensi yang ada di masing-masing OPD sebagai upaya dalam membangun provinsi Papua yang lebih baik lagi.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
