Terminal Bandara Timika dioperasikan mulai April 2021
Senin, 1 Maret 2021 5:18 WIB
Terminal baru Bandara Mozes Kilangin Timika sisi selatan yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan. (ANTARA/Evarianus Supar)
Timika (ANTARA) - Gedung terminal baru Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua yang dibangun dengan dana APBN melalui Kementerian Perhubungan rencananya akan dioperasikan mulai 1 April 2021.
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Minggu, mengatakan pengoperasian gedung terminal Bandara Mozes Kilangin di sisi selatan itu mulai 1 April 2021 baru sebatas operasi bayangan (shadow operation) sambil menunggu penyelesaian semua fasilitas untuk bisa dioperasikan secara penuh.
"Untuk terminal yang dibangun oleh APBN kita akan operasikan mulai 1 April, namanya shadow operation. Untuk lantai satu, hampir seluruhnya sudah siap. Sementara untuk fasilitas lain di lantai dua, termasuk pemasangan garbarata mungkin baru akan diselesaikan tahun depan," kata John.
Gedung terminal baru Bandara Mozes Kilangin Timika itu diproyeksikan mampu menampung sekitar 4.000 orang penumpang.
Persis di samping gedung terminal yang dibangun dengan dana APBN, Pemkab Mimika juga tengah membangun gedung terminal penumpang dengan ukuran sama yang dibangun oleh Kemenhub yaitu 21.000 meter persegi, dengan konstruksi dua setengah lantai.
Gedung terminal penumpang yang dibangun dengan dana APBD Mimika sejak beberapa tahun lalu itu diproyeksikan tuntas pekerjaannya pada 2022.
"Untuk terminal yang dibangun dengan dana APBD Mimika dengan sistem tahun jamak (multi years) juga rencananya akan rampung tahun depan," jelas John, mantan Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Mimika.
Untuk tahap awal pengoperasian gedung terminal penumpang yang dibangun oleh APBN, pihak Unit Penyelanggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Mozes Kilangin Timika merencanakan akan dimanfaatkan untuk melayani penerbangan khusus rute perintis baik kargo barang maupun penumpang ke berbagai wilayah di pedalaman Papua.
Dalam beberapa bulan selanjutnya, gedung terminal penumpang yang dibangun APBN itu juga akan melayani penerbangan oleh maskapai berbadan lebar seperti Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air.
Sampai saat ini maskapai Garuda Indonesia dan Batik Air masih menggunakan gedung terminal penumpang sisi utara Bandara Mozes Kilangin Timika yang dikelola oleh PT AVCO.
Ke depan, gedung terminal penumpang sisi utara yang dikelola PT AVCO itu hanya khusus melayani penerbangan pesawat Airfast Indonesia untuk kepentingan operasional perusahaan, termasuk karyawan PT Freeport Indonesia dan berbagai perusahaan subkontraktornya.
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Minggu, mengatakan pengoperasian gedung terminal Bandara Mozes Kilangin di sisi selatan itu mulai 1 April 2021 baru sebatas operasi bayangan (shadow operation) sambil menunggu penyelesaian semua fasilitas untuk bisa dioperasikan secara penuh.
"Untuk terminal yang dibangun oleh APBN kita akan operasikan mulai 1 April, namanya shadow operation. Untuk lantai satu, hampir seluruhnya sudah siap. Sementara untuk fasilitas lain di lantai dua, termasuk pemasangan garbarata mungkin baru akan diselesaikan tahun depan," kata John.
Gedung terminal baru Bandara Mozes Kilangin Timika itu diproyeksikan mampu menampung sekitar 4.000 orang penumpang.
Persis di samping gedung terminal yang dibangun dengan dana APBN, Pemkab Mimika juga tengah membangun gedung terminal penumpang dengan ukuran sama yang dibangun oleh Kemenhub yaitu 21.000 meter persegi, dengan konstruksi dua setengah lantai.
Gedung terminal penumpang yang dibangun dengan dana APBD Mimika sejak beberapa tahun lalu itu diproyeksikan tuntas pekerjaannya pada 2022.
"Untuk terminal yang dibangun dengan dana APBD Mimika dengan sistem tahun jamak (multi years) juga rencananya akan rampung tahun depan," jelas John, mantan Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Mimika.
Untuk tahap awal pengoperasian gedung terminal penumpang yang dibangun oleh APBN, pihak Unit Penyelanggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Mozes Kilangin Timika merencanakan akan dimanfaatkan untuk melayani penerbangan khusus rute perintis baik kargo barang maupun penumpang ke berbagai wilayah di pedalaman Papua.
Dalam beberapa bulan selanjutnya, gedung terminal penumpang yang dibangun APBN itu juga akan melayani penerbangan oleh maskapai berbadan lebar seperti Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air.
Sampai saat ini maskapai Garuda Indonesia dan Batik Air masih menggunakan gedung terminal penumpang sisi utara Bandara Mozes Kilangin Timika yang dikelola oleh PT AVCO.
Ke depan, gedung terminal penumpang sisi utara yang dikelola PT AVCO itu hanya khusus melayani penerbangan pesawat Airfast Indonesia untuk kepentingan operasional perusahaan, termasuk karyawan PT Freeport Indonesia dan berbagai perusahaan subkontraktornya.
Pewarta : Evarianus Supar
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Karantina Papua gagalkan pengiriman Kadal Gecko di Bandara Sentani Jayapura
27 December 2025 15:43 WIB
Pemprov Papua Pegunungan kerjakan perpanjangan landasan pacu Bandara Wamena 70 meter
20 December 2025 11:12 WIB
OBU Papua memperkuat koordinasi pengawasan pelayanan bandara di wilayah timur
18 November 2025 0:16 WIB
Bupati Jayapura: Pembangunan sekitar bandara utamakan keselamatan penerbangan
28 October 2025 2:31 WIB
Otoritas Bandara Wilayah X memperkuat pengawasan keselamatan operasi penerbangan
27 October 2025 19:19 WIB
Imigrasi Biak layani periksa paspor wisatawan di bandara Internasional Frans Kaisiepo
28 September 2025 17:39 WIB