Empat penjaga perdamaian PBB tewas diserang di Mali
Sabtu, 3 April 2021 12:16 WIB
File/Pasukan PBB membawa peti jenazan tiga prajurit PBB asal Bangladesh-- yang tewas akibat ledakan di bagian utara Mali pada Minggu-- dalam satu upacara di markas Minusma, Bamako Mali (27/07/17). (REUTERS/Moustapha Diallo)
Bamako (ANTARA) - Misi PBB di Mali pada Jumat (1/4) mengatakan bahwa empat penjaga perdamaian tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan terhadap pangkalan mereka di Kota Aguelhok.
Penjaga perdamaian berhasil memukul mundur serangan, yang dilakukan oleh sejumlah "pelaku teror bersenjata berat", kata misi PBB melalui pernyataan. Seperti diketahui, kelompok ekstremis masih aktif di Mali utara.
"Jumlah sementara menunjukkan bahwa empat penjaga perdamaian tewas dan terluka. Helikopter diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban luka," tulis pernyataan tersebut.
Sekitar 20 dari 100 penyerang tewas dan serangan tersebut, yang berlangsung sekitar tiga jam, ungkap juru bicara PBB.
"Serangan diawali dengan tembakan mortir, disusul upaya bom mobil dan kemudian serangan langsung," katanya.
Misi PBB di Mali, MINUSMA, mengerahkan 13.000 lebih pasukan guna mencegah kekerasan kelompok bersenjata di wilayah utara dan tengah Mali. Pihaknya mencatat sekitar 203 kematian sejak 2013.
Kelompok yang terkait dengan Al Qaeda dan ISIS menggencarkan aksinya di kawasan Sahel Afrika dalam beberapa tahun belakangan, hingga menyebabkan ribuan orang mengungsi. Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan Jumat.
Dalam serangan terpisah di pos militer di Mali tengah pada Jumat, tiga tentara Mali tewas dan 17 lainnya terluka, enam di antaranya luka serius, kata militer.
Pasukan udara menghancurkan empat kendaraan musuh bersenjata berat hingga menewaskan 10 penyerang, ungkap militer.
Sumber: Reuters
Penjaga perdamaian berhasil memukul mundur serangan, yang dilakukan oleh sejumlah "pelaku teror bersenjata berat", kata misi PBB melalui pernyataan. Seperti diketahui, kelompok ekstremis masih aktif di Mali utara.
"Jumlah sementara menunjukkan bahwa empat penjaga perdamaian tewas dan terluka. Helikopter diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban luka," tulis pernyataan tersebut.
Sekitar 20 dari 100 penyerang tewas dan serangan tersebut, yang berlangsung sekitar tiga jam, ungkap juru bicara PBB.
"Serangan diawali dengan tembakan mortir, disusul upaya bom mobil dan kemudian serangan langsung," katanya.
Misi PBB di Mali, MINUSMA, mengerahkan 13.000 lebih pasukan guna mencegah kekerasan kelompok bersenjata di wilayah utara dan tengah Mali. Pihaknya mencatat sekitar 203 kematian sejak 2013.
Kelompok yang terkait dengan Al Qaeda dan ISIS menggencarkan aksinya di kawasan Sahel Afrika dalam beberapa tahun belakangan, hingga menyebabkan ribuan orang mengungsi. Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan Jumat.
Dalam serangan terpisah di pos militer di Mali tengah pada Jumat, tiga tentara Mali tewas dan 17 lainnya terluka, enam di antaranya luka serius, kata militer.
Pasukan udara menghancurkan empat kendaraan musuh bersenjata berat hingga menewaskan 10 penyerang, ungkap militer.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penjaga gawang Hilman Syah kunci kemenangan PSM Makassar atas PSIS Semarang
10 April 2021 3:48 WIB, 2021
Kepergian mendadak Artidjo Alkostar, sang penjaga marwah antikorupsi
28 February 2021 17:38 WIB, 2021
Semen Padang datangkan dua penjaga gawang sekaligus menjelang Liga 2
01 October 2020 20:55 WIB, 2020
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kemenlu RI pastikan Indonesia berkontribusi lebih di kawasan Pasifik
14 October 2024 20:59 WIB, 2024
Dirut Akhmad Munir: ANTARA sejalan dengan OANA untuk pemberantasan hoaks
24 October 2023 12:20 WIB, 2023