PB Perpani: masa depan cabang panahan Indonesia menjanjikan
Foto combo (dari kiri atas, searah jarum jam) : Enam atlet panahan nomor recurve beregu putra dan putri Arif Pangestu, Alviyanto Bagas, Riau Ega Agata, Rezza Octavia, Diananda Choirunisa, dan Kusumawardani berlatih dalam Pelatnas Olimpiade di Lapangan Panahan Gelora Bung karno (GBK), Jakarta, Selasa (1/6/2021). Setelah memastikan dua atletnya yaitu Riau Ega dan Diananda Choirunisa lolos dalam nomor perorangan recurve di Olimpiade Tokyo, Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) menargetkan menambah wakil di Olimpiade pada nomor recurve beregu putra maupun putri melalui tiket tersisa dari Kejuaraan Dunia Panahan di Prancis pada Juni ini. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww. (ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Arif dan Bagas merupakan dua atlet panahan yang mewakili Merah Putih dalam Olimpiade Tokyo selain Riau Ega Salsabila dan Diananda Choirunisa.
Menurut Ikhsan, debut Arif dan Bagas pada Olimpiade Tokyo tahun ini sekaligus membawa angin segar untuk masa depan panahan Indonesia.
"Mereka (Arif dan Bagas) sangat menjanjikan. Begitu juga untuk Olimpiade berikutnya di Paris, 2024. Di sana, mereka sudah lebih matang," ujar Ikhsan kepada Antara di Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut, Ikhsan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IV bidang Hukum, Humas dan Promosi PB Perpani menuturkan Arif saat ini masih berusia 17 tahun, sementara Bagas 19 tahun. Namun meski mereka masih belia, keduanya dinilai sudah mampu bersaing dengan para senior.
"Mereka memang masih junior, tapi angka mereka sudah bisa sejajar, atau bahkan melebihi seniornya. Jadi, sangat potensial," ujar Ikhsan.
Ia mengungkapkan Arif adalah atlet yang menyumbang emas untuk Indonesia dalam SEA Games 2019 di Filipina. Saat itu, ia tampil pada nomor beregu putra bersama Riau Ega Salsabila dan Hendra Purnama.
Arif lolos ke Olimpiade Tokyo setelah mengantarkan tim panahan putra Indonesia menembus final kualifikasi di Paris, Juni lalu, demikian pula dengan Bagas.
Keyakinan Ikhsan akan masa depan panahan Indonesia pun semakin kuat setelah mendapat lampu hijau dari Kemenpora untuk menggelar pelatnas lapis kedua yang dihuni atlet-atlet muda. Rencananya, pelatnas tersebut akan dimulai pada awal Agustus mendatang.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siswa SD Inpres Biak ikuti Olimpiade Matematika Internasional di Korea Selatan
26 June 2024 12:47 WIB, 2024
PM Papua Nugini positif COVID-19 saat berada di Beijing hadiri pembukaan Olimpiade Musim Dingin
08 February 2022 15:12 WIB, 2022
Kontingen Olimpiade musim dingin Jerman dilanda kasus COVID-19 saat tiba di Beijing
04 February 2022 8:05 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB
Pemprov jadikan Liga 4 Gubernur Papua Selatan ajang pencarian bibit unggul pesepak bola
24 February 2026 8:14 WIB