Bamsoet: MPR RI-Pemerintah komitmen perangi terorisme dan radikalisme
Rabu, 18 Agustus 2021 20:51 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). ANTARA
Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan MPR turut berkomitmen bersama Pemerintah dalam memerangi segala aksi terorisme maupun radikalisme di Indonesia.
"Kami juga mengajak semua pihak agar ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Bamsoet dalam dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu.
Bamsoet juga meminta Polri khususnya Tim Densus 88 Antiteror untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus menelusuri jaringan atau kelompok teroris di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan usai Densus 88 kembali menangkap empat terduga teroris di Provinsi Banten dan Jawa Barat.
Menurut Bamsoet, Densus 88 dapat mendalami kasus terorisme melalui empat terduga teroris yang ditangkap tersebut.
Bamsoet juga meminta Densus-88 Antiteror bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk terus berupaya keras mengungkap jaringan terorisme tersebut.
"Polri juga wajib mendalami pihak-pihak yang menjadi pemasok bahan perakit bom maupun aliran dana dari pihak yang menjadi sponsor dana terorisme," kata Bamsoet menegaskan.
Selain itu, Bamsoet juga meminta Polri untuk meningkatkan kerja sama dengan BNPT dan Badan Intelijen Negara (BIN), agar informasi yang didapat akurat. Sehingga, kata dia, Pemerintah dapat memaksimalkan upaya preventif dalam mencegah aksi terorisme maupun radikalisme dengan mengedepankan aspek pencegahan dini.
"Kami juga mengajak semua pihak agar ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Bamsoet dalam dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu.
Bamsoet juga meminta Polri khususnya Tim Densus 88 Antiteror untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus menelusuri jaringan atau kelompok teroris di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan usai Densus 88 kembali menangkap empat terduga teroris di Provinsi Banten dan Jawa Barat.
Menurut Bamsoet, Densus 88 dapat mendalami kasus terorisme melalui empat terduga teroris yang ditangkap tersebut.
Bamsoet juga meminta Densus-88 Antiteror bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk terus berupaya keras mengungkap jaringan terorisme tersebut.
"Polri juga wajib mendalami pihak-pihak yang menjadi pemasok bahan perakit bom maupun aliran dana dari pihak yang menjadi sponsor dana terorisme," kata Bamsoet menegaskan.
Selain itu, Bamsoet juga meminta Polri untuk meningkatkan kerja sama dengan BNPT dan Badan Intelijen Negara (BIN), agar informasi yang didapat akurat. Sehingga, kata dia, Pemerintah dapat memaksimalkan upaya preventif dalam mencegah aksi terorisme maupun radikalisme dengan mengedepankan aspek pencegahan dini.
Pewarta : Fauzi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TNI resmikan jembatan gantung Kampung Dal Kabupaten 0Nduga Papua Pegunungan
25 October 2025 19:06 WIB
Pangkogabwilhan III serahkan bantuan Presiden Prabowo Subianto ke warga Kuyawage
18 October 2025 21:43 WIB
Disdik Jayawijaya pastikan guru dengan siswa SD peroleh pelatihan Gasing
16 January 2025 15:33 WIB, 2025
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo minta TNI-Polri kejar KKB penembak prajurit di Dekai
07 June 2024 18:26 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua
20 January 2026 4:47 WIB