Jayapura (ANTARA) - Bupati Kabupaten Intan Jaya, Papua Natalis Tabuni meminta Airnav segera menempatkan kembali petugasnya di bandara Sugapa agar aktivitas penerbangan dapat berjalan normal seperti biasanya.

"Saya sudah mengirim surat secara resmi ke perwakilan  Airnav di Nabire namun hingga kini belum ada petugasnya di Sugapa, "aku Bupati Tabuni kepada Antara, Selasa.

Bupati melalui telepon selularnya mengaku, akibat belum adanya petugas Airnav menyebabkan pesawat reguler kini belum melayani penerbangan ke Sugapa, ibukota Kabupaten Intan Jaya, Papua. 

Saat ini aktivitas penerbangan hanya dilayani penerbangan charter yang harganya relatif lebih mahal dibanding umum. 

 "Kapolres Intan Jaya juga sudah memberikan jaminan keamanan selama operasional bandara, aku Bupati Tabuni yang menambahkan, pihaknya menyayangkan kekosongan petugas bandara karena berdampak pada aktivitas penerbangan. 

Apalagi transportasi satu-satunya, menurut Bupati, dari dan ke Sugapa hanya dijangkau melalui udara. 

"Situasi keamanan di wilayahnya relatif kondusif, bahkan warga yang sebelumnya mengungsi ke gereja kini sudah kembali ke rumah mereka di kampung halamannya,"jelas Bupati Natalis Tabuni. 

Sementara itu, Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan secara terpisah mengaku saat bandara beroperasi sekitar 200 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan kawasan bandara. 

"Untuk keamanan bandara, kami jamin sehingga diharapkan petugas Airnav dapat kembali bertugas di Sugapa,"tegas AKBP Sandi. 

Airnav  mengevakuasi tiga petugasnya dari Sugapa setelah beberapa bangunan di sekitar bandara dibakar KKB tanggal 29 Oktober lalu. 
 

Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024