Jayapura (ANTARA) - Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf Ricards Arnold Y. Sangari mengatakan prajurit TNI AD turun ke lokasi bencana untuk membantu mengevakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kota Jayapura dan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua Jumat.

"Hujan deras melanda Kota Jayapura sejak Kamis (6/1) hingga Jumat dini hari, mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Jayapura. Kodim 1701 sudah menurunkan personel untuk membantu dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor," kata dia di Jayapura, Jumat.

Dia menjelaskan saat ini personel dari setiap jajarannya bersama dengan instansi terkait telah turun ke lapangan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

Dia menyebutkan berdasarkan data dihimpun personel di lapangan, beberapa lokasi banjir dan longsor di Distrik Jayapura Utara, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Abepura, dan Distrik Sentani Kabupaten Jayapura

"Hingga saat ini data korban meninggal dunia sebanyak enam orang akibat tertimbun longsor yang terjadi di Distrik Jayapura Utara tepatnya satu orang di Kelurahan Klofkamp, tiga orang di Kelurahan Trikora dan dua orang di Kelurahan Bhayangkara. Untuk data kerugian material masih dilakukan pendataan," kata dia.

Dia mengatakan jajaran TNI-Polri dan instansi terkait masih terus memberikan bantuan dan melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak bencana ke tempat-tempat yang lebih aman.

"Namun ada juga beberapa masyarakat yang mencoba bertahan di rumah masing-masing sebab air sudah mulai surut,” katanya.

Dia berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

“Dan bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berpotensi mengalami longsor agar mengamankan diri ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Pewarta : Muhsidin
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2024