Kabar terkini pandemi COVID-19 di dunia
Selasa, 18 Januari 2022 15:37 WIB
Alat tes cepat COVID-19 terlihat dijual di sebuah toko di Lod, Israel tengah, Selasa (11/1/2022). Kementerian Kesehatan Israel pada 9 Januari telah mengizinkan toko-toko makanan di negara itu menjual alat tes cepat COVID-19 dengan harapan meningkatkan ketersediaan dan menurunkan biaya tes COVID-19. ANTARA FOTO/Xinhua/Gil Cohen Magen/pras.
Jakarta (ANTARA) - Berikut ini adalah kabar terbaru terkait pandemi COVID-19 dari berbagai belahan dunia.
Asia-Pasifik
* Thailand mempertimbangkan untuk memberikan lagi pengecualian karantina bagi pengunjung yang sudah divaksin, sebagai bagian dari pelonggaran pembatasan yang akan diusulkan akhir pekan ini.
* Kota Tianjin di China melaporkan lebih sedikit kasus infeksi ketika wabah COVID-19 menunjukkan tanda-tanda penurunan. Sementara itu, kasus harian di kota Anyang mencatat rekor tertinggi.
* Tiket Olimpiade Musim Dingin Beijing akan didistribusikan kepada kelompok-kelompok "sasaran" dan tidak akan dijual bebas, kata panitia penyelenggara.
* Polisi Hong Kong mengatakan mereka telah menangkap dan mendakwa dua mantan awak pesawat dengan tuduhan melanggar aturan COVID-19.
* Prefektur Osaka, Jepang, akan mencatat sekitar 6.000 kasus baru pada Selasa, kata kantor berita Kyodo, angka yang jauh melampaui rekor 3.670 kasus pada akhir pekan.
Timur Tengah dan Afrika
* Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pihaknya akan mempersingkat masa isolasi wajib bagi mereka yang positif terinfeksi COVID-19 dari tujuh menjadi lima hari.
Amerika
* Kanada menyetujui pengobatan obat minum antivirus buatan Pfizer pada pasien dewasa COVID-19 bergejala ringan hingga sedang.
Eropa
* Polandia kini berada di gelombang kelima pandemi COVID-19, kata menteri kesehatan. Dia memperkirakan negara itu akan mencatat lebih dari 20.000 kasus harian pada Selasa dan mencapai puncak 60.000 kasus pada pertengahan Februari.
* Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengaku dirinya berharap tidak pernah menghadiri acara kumpul-kumpul di kantornya saat lockdown pertama dan memahami kemarahan publik, kata menteri pendidikan.
Perkembangan Medis
* Suntikan dosis ke-4 vaksin COVID-19 memicu tingkat antibodi yang lebih tinggi daripada dosis ke-3, tapi kemungkinan tidak cukup untuk mencegah infeksi Omicron, menurut studi pendahuluan di Israel.
Sumber: Reuters
Asia-Pasifik
* Thailand mempertimbangkan untuk memberikan lagi pengecualian karantina bagi pengunjung yang sudah divaksin, sebagai bagian dari pelonggaran pembatasan yang akan diusulkan akhir pekan ini.
* Kota Tianjin di China melaporkan lebih sedikit kasus infeksi ketika wabah COVID-19 menunjukkan tanda-tanda penurunan. Sementara itu, kasus harian di kota Anyang mencatat rekor tertinggi.
* Tiket Olimpiade Musim Dingin Beijing akan didistribusikan kepada kelompok-kelompok "sasaran" dan tidak akan dijual bebas, kata panitia penyelenggara.
* Polisi Hong Kong mengatakan mereka telah menangkap dan mendakwa dua mantan awak pesawat dengan tuduhan melanggar aturan COVID-19.
* Prefektur Osaka, Jepang, akan mencatat sekitar 6.000 kasus baru pada Selasa, kata kantor berita Kyodo, angka yang jauh melampaui rekor 3.670 kasus pada akhir pekan.
Timur Tengah dan Afrika
* Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pihaknya akan mempersingkat masa isolasi wajib bagi mereka yang positif terinfeksi COVID-19 dari tujuh menjadi lima hari.
Amerika
* Kanada menyetujui pengobatan obat minum antivirus buatan Pfizer pada pasien dewasa COVID-19 bergejala ringan hingga sedang.
Eropa
* Polandia kini berada di gelombang kelima pandemi COVID-19, kata menteri kesehatan. Dia memperkirakan negara itu akan mencatat lebih dari 20.000 kasus harian pada Selasa dan mencapai puncak 60.000 kasus pada pertengahan Februari.
* Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengaku dirinya berharap tidak pernah menghadiri acara kumpul-kumpul di kantornya saat lockdown pertama dan memahami kemarahan publik, kata menteri pendidikan.
Perkembangan Medis
* Suntikan dosis ke-4 vaksin COVID-19 memicu tingkat antibodi yang lebih tinggi daripada dosis ke-3, tapi kemungkinan tidak cukup untuk mencegah infeksi Omicron, menurut studi pendahuluan di Israel.
Sumber: Reuters
Pewarta : Anton Santoso
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KONI Papua Pegunungan siapkan Musorprovlub pemilihan ketua periode 2025-2030
19 September 2025 3:19 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kemenlu RI pastikan Indonesia berkontribusi lebih di kawasan Pasifik
14 October 2024 20:59 WIB, 2024
Dirut Akhmad Munir: ANTARA sejalan dengan OANA untuk pemberantasan hoaks
24 October 2023 12:20 WIB, 2023
Dispar Jayapura: KTT ASEAN berdampak pada kemajuan sektor pariwisata daerah
29 August 2023 23:37 WIB, 2023