Barcelona menang perdana 2-0 lawan Atletico Madrid di IYC 2021
Sabtu, 16 April 2022 2:32 WIB
Tim U-18 Barcelona (berseragam biru-merah) menghadapi skuad U-18 Atletico Madrid dalam lanjutan International Youth Championship (IYC) 2021 di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta Utara, Jumat (15/4/2022). Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Barcelona. ANTARA/Michael Siahaan
Jakarta (ANTARA) - Tim U-18 Barcelona meraih kemenangan perdananya di International Youth Championship (IYC) 2021 dengan menundukkan U-18 Atletico Madrid 2-0 pada laga yang berlangsung di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta, Jumat.
Dua gol Barcelona dalam pertandingan itu dicetak oleh Jan Molina Vilaseca.
Meski menang, Barcelona yang berpoin empat dari dua laga masih berada di peringkat kedua klasemen sementara IYC 2021, di bawah skuad U-20 Indonesia All Star yang berpoin sama tetapi unggul selisih gol.
Tim U-18 Atletico Madrid bertengger di peringkat ketiga dengan tiga poin dari dari dua laga. Di posisi akhir ada U-18 Bali United yang selalu kalah pada dua pertandingan.
Saat menghadapi Atletico Madrid, Barcelona tampil dengan operan-operan pendek dan penguasaan bola yang menjadi ciri khasnya.
Hal itu membuat Atletico kesulitan hingga akhirnya penjaga gawang mereka Luciano Garcia harus melanggar pemain Barcelona yang berlari sendirian di luar kotak penalti. Kesalahan itu membuat wasit Naufal Fairuski mengeluarkan kartu merah langsung untuk Luciano.
Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-14 membuat Atletico semakin tertekan. Barcelona yang leluasa mengalirkan bola di area pertahanan Atletico akhirnya melesakkan gol perdana mereka melalui sepakan gelandang Jan Molina Vilaseca pada menit ke-27.
Jan Vilaseca lalu menghadirkan gol keduanya dalam laga tersebut 15 menit kemudian melalui skema yang mirip gol pertama, yaitu menuntaskan umpan tarik di dalam area penalti.
Unggul 2-0, Barcelona sedikit kendur pada awal babak kedua. Hal itu pun dimanfaatkan Atletico dengan serangan-serangan cepat ke benteng lawan.
Hasilnya, Atletico Madrid mendapatkan peluang emas melalui tendangan penalti pada menit ke-52. Akan tetapi, Jose Manuel Ordonez gagal menjebol gawang Barcelona.
Ternyata, wasit Naufal memutuskan untuk mengulang penalti lantaran kaki kiper Barcelona Aron Yaakobishvili tidak berada di garis gawang ketika sepakan penalti dilakukan.
Atletico Madrid lalu mengganti eksekutor mereka menjadi Adrian Gallego Diaz, tetapi tendangan 12 pas kedua pun mampu diantisipasi oleh Aron.
Situasi tersebut membuat Atletico Madrid semakin kesulitan dan akhirnya kalah 0-2 dari Barcelona.
Dua gol Barcelona dalam pertandingan itu dicetak oleh Jan Molina Vilaseca.
Meski menang, Barcelona yang berpoin empat dari dua laga masih berada di peringkat kedua klasemen sementara IYC 2021, di bawah skuad U-20 Indonesia All Star yang berpoin sama tetapi unggul selisih gol.
Tim U-18 Atletico Madrid bertengger di peringkat ketiga dengan tiga poin dari dari dua laga. Di posisi akhir ada U-18 Bali United yang selalu kalah pada dua pertandingan.
Saat menghadapi Atletico Madrid, Barcelona tampil dengan operan-operan pendek dan penguasaan bola yang menjadi ciri khasnya.
Hal itu membuat Atletico kesulitan hingga akhirnya penjaga gawang mereka Luciano Garcia harus melanggar pemain Barcelona yang berlari sendirian di luar kotak penalti. Kesalahan itu membuat wasit Naufal Fairuski mengeluarkan kartu merah langsung untuk Luciano.
Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-14 membuat Atletico semakin tertekan. Barcelona yang leluasa mengalirkan bola di area pertahanan Atletico akhirnya melesakkan gol perdana mereka melalui sepakan gelandang Jan Molina Vilaseca pada menit ke-27.
Jan Vilaseca lalu menghadirkan gol keduanya dalam laga tersebut 15 menit kemudian melalui skema yang mirip gol pertama, yaitu menuntaskan umpan tarik di dalam area penalti.
Unggul 2-0, Barcelona sedikit kendur pada awal babak kedua. Hal itu pun dimanfaatkan Atletico dengan serangan-serangan cepat ke benteng lawan.
Hasilnya, Atletico Madrid mendapatkan peluang emas melalui tendangan penalti pada menit ke-52. Akan tetapi, Jose Manuel Ordonez gagal menjebol gawang Barcelona.
Ternyata, wasit Naufal memutuskan untuk mengulang penalti lantaran kaki kiper Barcelona Aron Yaakobishvili tidak berada di garis gawang ketika sepakan penalti dilakukan.
Atletico Madrid lalu mengganti eksekutor mereka menjadi Adrian Gallego Diaz, tetapi tendangan 12 pas kedua pun mampu diantisipasi oleh Aron.
Situasi tersebut membuat Atletico Madrid semakin kesulitan dan akhirnya kalah 0-2 dari Barcelona.
Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia All Star pimpin IYC 2021 setelah menang lawan Bali United 3-0
15 April 2022 17:20 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB
Pemprov jadikan Liga 4 Gubernur Papua Selatan ajang pencarian bibit unggul pesepak bola
24 February 2026 8:14 WIB
Gubernur Papua optimistis Persipura Jayapura kembali ke Liga 1 musim 2026
17 February 2026 11:55 WIB