Deputi BNNP tinjau potensi perikanan pulau terluar di Papua Barat
Sabtu, 23 April 2022 2:32 WIB
Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri Paulus Waterpauw lakukan kunjungan kerja melihat potensi perikanan di Pulau Fani Raja Ampat, Papua Barat yang merupakan pulau terluar perbatasan Indonesia dan Negara Palau, Jumat (Antara/ HO- Humas BNPP)
Sorong (ANTARA) - Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri Paulus Waterpauw meninjau potensi perikanan di Pulau Fani Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan pulau terluar perbatasan Indonesia dan Negara Palau, Jumat.
Mengunjungi pulau terluar di Distrik Ayau Kabupaten Raja Ampat itu, Paulus Waterpauw didampingi Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Laut Sriyanto.
Rombongan mantan Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri itu disambut Letnan Supriadi dari TNI Angkatan Laut bersama anggotanya yang bertugas menjaga pulau terluar berbatasan langsung dengan negara Palau tersebut.
Berdialog dengan Prajurit TNI AL, Paulus Waterpauw menanyakan berbagai hal yang telah dilakukan dan menggali informasi terkait potensi kelautan di Pulau Fani.
Dialog berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana Paulus Waterpauw dengan gayanya yang khas memberikan semangat prajurit TNI AL yang setia menjaga pulau terluar.
“Saya Asisten Dua BNPP dan Perwakilan Daerah Papua Barat, kita datang ke Pulau Fani ini banyak menemukan kendala dan hambatan. Kami sudah mencatat karena tugas kami belanja masalah. Kami akan kembali dan berkoordinasi dengan kementerian terkait,” ujarnya.
Paulus Waterpauw berpesan kepada prajurit penjaga pulau terluar perbatasan agar tetap menjaga kesehatan dan tetap semangat.
“Tetap semangat, kuat, jaga kesatuan, dan persatuan. Tunjukkan bahwa pemerintah itu hadir bagi masyarakat di pulau terluar," tambah dia
Mengunjungi pulau terluar di Distrik Ayau Kabupaten Raja Ampat itu, Paulus Waterpauw didampingi Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Laut Sriyanto.
Rombongan mantan Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri itu disambut Letnan Supriadi dari TNI Angkatan Laut bersama anggotanya yang bertugas menjaga pulau terluar berbatasan langsung dengan negara Palau tersebut.
Berdialog dengan Prajurit TNI AL, Paulus Waterpauw menanyakan berbagai hal yang telah dilakukan dan menggali informasi terkait potensi kelautan di Pulau Fani.
Dialog berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana Paulus Waterpauw dengan gayanya yang khas memberikan semangat prajurit TNI AL yang setia menjaga pulau terluar.
“Saya Asisten Dua BNPP dan Perwakilan Daerah Papua Barat, kita datang ke Pulau Fani ini banyak menemukan kendala dan hambatan. Kami sudah mencatat karena tugas kami belanja masalah. Kami akan kembali dan berkoordinasi dengan kementerian terkait,” ujarnya.
Paulus Waterpauw berpesan kepada prajurit penjaga pulau terluar perbatasan agar tetap menjaga kesehatan dan tetap semangat.
“Tetap semangat, kuat, jaga kesatuan, dan persatuan. Tunjukkan bahwa pemerintah itu hadir bagi masyarakat di pulau terluar," tambah dia
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN alirkan daya listrik 1.110 kVA dukung operasional RS PKU Unimuda Sorong
03 January 2026 8:28 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB