ARUS MUDIK - Trigana Wamena operasikan pesawat jenis Boeing selama arus mudik
Selasa, 26 April 2022 15:19 WIB
Aktivitas penerbangan di Bandara Wamena. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)
Wamena (ANTARA) - Manajemen maskapai Trigana akan mengoperasikan pesawat jenis Boeing, yang memiliki kapasitas angkut 80-an orang sekali terbang, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama mudik Idul Fitri.
Manajer Trigana Air Wamena Michael Biduri di Wamena, Selasa, mengatakan pesawat Boeing sudah dioperasikan sejak dua minggu lalu dengan kapasitas yang lebih banyak dibandingkan pesawat jenis ATR.
"Kita mendatangkan pesawat Boeing ini untuk meningkatkan kapasitas angkut. Dahulu penerbangan menggunakan pesawat ATR itu kapasitas sampai 40, sekarang Boeing 80 lebih," katanya.
Sementara itu, menurut dia, untuk memudahkan calon penumpang mendapatkan tiket mudik, maskapai itu juga melakukan penjualan tiket secara daring.
Ia mengakui percaloan masih terjadi, jika kapasitas pesawat atau ketersediaan tempat duduk di pesawat terbatas. Namun melalui layanan Boeing, pihaknya yakin bisa mengurangi praktik percaloan tiket.
"Sistem yang kita gunakan ini benar-benar menghindarkan percaloan sehingga tidak semua orang harus membeli tiket di loket. Artinya yang paham beli dengan sistem daring bisa dilakukan dari ponsel," katanya.
Melalui potensi jumlah penumpang yang terus bertambah, lanjut dia, Trigana Air juga masih mampu memberikan pelayanan.
"Penerbangan yang kita miliki masih bisa menjawab jumlah permintaan tiket menjelang hari raya Idul Fitri," katanya.
Berdasarkan pantauan Antara, penjualan tiket secara daring di Traveloka, harga tiket Jayawijaya-Jayapura dan sebaliknya mengalami kenaikan dibandingkan biasanya.
Sebelum lebaran, harga tiket yang dijual untuk dua maskapai yang beroperasi ke Jayawijaya-Jayapura dan sebaliknya, berada pada kisaran Rp600.000 hingga Rp700.000, tetapi kini naik menjadi Rp900.000-Rp1.000.000.
Manajer Trigana Air Wamena Michael Biduri di Wamena, Selasa, mengatakan pesawat Boeing sudah dioperasikan sejak dua minggu lalu dengan kapasitas yang lebih banyak dibandingkan pesawat jenis ATR.
"Kita mendatangkan pesawat Boeing ini untuk meningkatkan kapasitas angkut. Dahulu penerbangan menggunakan pesawat ATR itu kapasitas sampai 40, sekarang Boeing 80 lebih," katanya.
Sementara itu, menurut dia, untuk memudahkan calon penumpang mendapatkan tiket mudik, maskapai itu juga melakukan penjualan tiket secara daring.
Ia mengakui percaloan masih terjadi, jika kapasitas pesawat atau ketersediaan tempat duduk di pesawat terbatas. Namun melalui layanan Boeing, pihaknya yakin bisa mengurangi praktik percaloan tiket.
"Sistem yang kita gunakan ini benar-benar menghindarkan percaloan sehingga tidak semua orang harus membeli tiket di loket. Artinya yang paham beli dengan sistem daring bisa dilakukan dari ponsel," katanya.
Melalui potensi jumlah penumpang yang terus bertambah, lanjut dia, Trigana Air juga masih mampu memberikan pelayanan.
"Penerbangan yang kita miliki masih bisa menjawab jumlah permintaan tiket menjelang hari raya Idul Fitri," katanya.
Berdasarkan pantauan Antara, penjualan tiket secara daring di Traveloka, harga tiket Jayawijaya-Jayapura dan sebaliknya mengalami kenaikan dibandingkan biasanya.
Sebelum lebaran, harga tiket yang dijual untuk dua maskapai yang beroperasi ke Jayawijaya-Jayapura dan sebaliknya, berada pada kisaran Rp600.000 hingga Rp700.000, tetapi kini naik menjadi Rp900.000-Rp1.000.000.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Polres Jayawijaya sebut 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah dievakuasi
18 May 2026 11:47 WIB
Polda Papua kirim 300 personel brimob untuk pertebal pengamanan Wamena Jayawijaya
17 May 2026 17:42 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Gubernur Papua komitmen kembangkan Bandara Serui perkuat konektivitas transportasi
22 May 2026 9:46 WIB