Bansos BLT BBM dinilai bisa kurangi beban kebutuhan warga Biak
Kamis, 1 September 2022 11:16 WIB
Antrean mobil angkutan umum dan truk untuk membeli BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Biak Jalan Sisingamangaraja. ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Program bantuan sosial ( Bansos) Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digulirkan pemerintah untuk masyarakat sebagai dampak dari kenaikan BBM dinilai bisa meringankan beban kebutuhan hidup warga Biak, Papua.
"Adanya BLT sangat baik karena memberikan bantuan ke warga langsung,"ujar warga kampung Biak Numfor Redwin di Biak,Rabu.
Ia mengakui, adanya Bansos pemerintah jika terjadi kenaikan harga BBM maka dapat berdampak terhadap kenaikan berbagai barang pokok.
"Adanya bansos BLT Rp600 ribu sangat dinantikan warga Biak karena dapat membantu warga memenuhi kebutuhan keseharian," ucap pengemudi sopir angkot Jeremias.
Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Biak Yubelius Usior mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok relatif stabil karena terpenuhi kebutuhan masyarakat dengan aman.
Diakui Usior, kecenderungan pasar harga barang pokok tetap terkendali meski ada rencana ada peningkatan harga bahan bakar minyak.
" Ya, ada peningkatan harga terjadi pada komoditas tertentu karena dipasok dari luar Papua yang menggunakan angkutan kapal," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Biak Ferry Betai mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait program BLT ke warganya.
"Untuk BLT khusus dampak COVID-19 sudah selesai. Ya, untuk program bantuan langsung tunai lainnya Dinas Sosial belum bisa memastikan karena masih ditunggu informasi teknisnya," ujarnya.
"Adanya BLT sangat baik karena memberikan bantuan ke warga langsung,"ujar warga kampung Biak Numfor Redwin di Biak,Rabu.
Ia mengakui, adanya Bansos pemerintah jika terjadi kenaikan harga BBM maka dapat berdampak terhadap kenaikan berbagai barang pokok.
"Adanya bansos BLT Rp600 ribu sangat dinantikan warga Biak karena dapat membantu warga memenuhi kebutuhan keseharian," ucap pengemudi sopir angkot Jeremias.
Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Biak Yubelius Usior mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok relatif stabil karena terpenuhi kebutuhan masyarakat dengan aman.
Diakui Usior, kecenderungan pasar harga barang pokok tetap terkendali meski ada rencana ada peningkatan harga bahan bakar minyak.
" Ya, ada peningkatan harga terjadi pada komoditas tertentu karena dipasok dari luar Papua yang menggunakan angkutan kapal," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Biak Ferry Betai mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait program BLT ke warganya.
"Untuk BLT khusus dampak COVID-19 sudah selesai. Ya, untuk program bantuan langsung tunai lainnya Dinas Sosial belum bisa memastikan karena masih ditunggu informasi teknisnya," ujarnya.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Hendrina Dian Kandipi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot salurkan BLT dan PKH kepada 6.292 penerima manfaat di Kota Jayapura
16 October 2025 18:36 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura minta Dinsos memperbaharui data penerima BLT 2025
09 March 2025 18:16 WIB, 2025
Pj Bupati Puncak Jaya Yopi: Mekanisme penyerahan BLT harus transparan
10 January 2025 17:31 WIB, 2025
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan harap dinkes kabupaten perkuat data program nasional
24 March 2026 14:56 WIB