PLN Papua imbau masyarakat tak pasang bendera dekat jaringan listrik
Minggu, 20 November 2022 22:23 WIB
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Papua dan Papua Barat Jhon Yarangga (ANTARA/Qadri Pratiwi)
Jayapura (ANTARA) - PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) mengimbau kepada masyarakat di wilayah itu untuk tidak memasang bendera para peserta Piala Dunia berdekatan dengan jaringan listrik.
"Pemasangan bendera dukungan Piala Dunia agar tidak dekat dengan jaringan karena bisa mengakibatkan gangguan jaringan listrik," kata Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Papua dan Papua Barat Jhon Yarangga kepada Antara di Jayapura, Minggu.
Menurut Jhon, euforia masyarakat yang mendukung peserta Piala Dunia yang berlangsung di Qatar dengan memasang bendera dukungan merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai menimbulkan gangguan terhadap jaringan listrik.
"Karena pasti masyarakat mau menonton Piala Dunia tanpa ada gangguan seperti mati lampu sehingga hal tersebut harus juga diperhatikan," ujarnya.
Ia mengharapkan imbauan tersebut dapat diikuti oleh masyarakat guna bersama-sama mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan listrik akibat pemasangan bendera yang terkena kabel.
"Jika bendera-bendera yang terkena kabel atau jaringan dengan tegangan tinggi bisa mengancam nyawa manusia," katanya lagi.
Pihaknya pun terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar ke depan lebih berhati-hati, terutama saat melakukan pemasangan umbul-umbul tersebut dekat dengan tiang listrik.
"Kami juga meminta agar masyarakat bisa membayar listrik dalam mendukung pelayanan kami," ujar Jhon.
"Pemasangan bendera dukungan Piala Dunia agar tidak dekat dengan jaringan karena bisa mengakibatkan gangguan jaringan listrik," kata Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Papua dan Papua Barat Jhon Yarangga kepada Antara di Jayapura, Minggu.
Menurut Jhon, euforia masyarakat yang mendukung peserta Piala Dunia yang berlangsung di Qatar dengan memasang bendera dukungan merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai menimbulkan gangguan terhadap jaringan listrik.
"Karena pasti masyarakat mau menonton Piala Dunia tanpa ada gangguan seperti mati lampu sehingga hal tersebut harus juga diperhatikan," ujarnya.
Ia mengharapkan imbauan tersebut dapat diikuti oleh masyarakat guna bersama-sama mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan listrik akibat pemasangan bendera yang terkena kabel.
"Jika bendera-bendera yang terkena kabel atau jaringan dengan tegangan tinggi bisa mengancam nyawa manusia," katanya lagi.
Pihaknya pun terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar ke depan lebih berhati-hati, terutama saat melakukan pemasangan umbul-umbul tersebut dekat dengan tiang listrik.
"Kami juga meminta agar masyarakat bisa membayar listrik dalam mendukung pelayanan kami," ujar Jhon.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN UIWP2B pastikan kehadiran listrik percepat pembangunan Papua Selatan
16 September 2025 14:08 WIB
PLN nyalakan listrik bagi masyarakat kurang mampu di Sorong Barat lewat "Light Up The Dream"
20 May 2025 14:41 WIB, 2025
DPR Papua Barat kunjungi PLN UP3 Manokwari perkuat kelistrikan Pegunungan Arfak
15 May 2025 13:35 WIB, 2025
Pemkab Jayapura-PT PLN teken kerja sama pemungutan setoran pajak listrik
07 March 2024 17:16 WIB, 2024
PLN UIWP2B dirikan 60 posko siaga selama proses pemilu di Tanah Papua
15 February 2024 11:16 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Gubernur Papua komitmen kembangkan Bandara Serui perkuat konektivitas transportasi
22 May 2026 9:46 WIB