PYCH siap pasarkan 5.200 ikan nila dari keramba bioflok Kampung Nolokla
Minggu, 26 Maret 2023 10:52 WIB
Keramba ikan nila mengunakan teknologi bioflog di Kampung Nolokla Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Papua (ANTARA/Agustina Estevani Janggo)
Sentani (ANTARA) - Papua Youth Creative Hub (PYCH) siap memasarkan 5.200 ikan nila dari keramba bioflok Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.
Sekretaris kelompok keramba ikan menggunakan teknologi bioflok Astus Puraro di Sentani, Minggu mengatakan saat ini ada empat media dengan jumlah 5.200 ikan yang sudah siap dipasarkan.
"Seluruhnya ada delapan keramba dan yang siap untuk dijual empat keramba dengan jumlahnya 5.200 ikan nila," katanya.
Menurut ketua kelompok keramba ikan nila di Nolokla Frans Pouw pada setiap keramba berisi sebanyak 1.300 ekor ikan nila.
“Jadi dari delapan keramba ini ada 10.400 ekor ikan nila yang sedang kami budidayakan, setengahnya 5.200 siap untuk didistribusikan ke restoran, hotel dan pasar di Jayapura," kata Frans.
Frans menjelaskan estimasi penjualan Rp75 ribu per kilogram dari empat ekor ikan nila dan jika di kalkulasikan pendapatan dari empat keramba mencapai Rp97.500.000
“Ini baru empat keramba saja dari 5.200 ekor ikan jika empat keramba sisa kami jual lagi maka hasilnya dua kali lipat dari pendapatan awal kita,” ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya sangat berterima kasih kepada Presiden RI yang sangat memperhatikan serta peduli dengan pengembangan ekonomi pemuda Papua melalui wadah PYCH yang di prakarsai Badan Intelijen Negara (BIN).
“Harapan kami usaha keramba ikan terus berjalan dan berkembang serta memberi dampak positif bagi generasi muda di kampung ini juga pemuda Papua lainnya," katanya lagi.
Sekretaris kelompok keramba ikan menggunakan teknologi bioflok Astus Puraro di Sentani, Minggu mengatakan saat ini ada empat media dengan jumlah 5.200 ikan yang sudah siap dipasarkan.
"Seluruhnya ada delapan keramba dan yang siap untuk dijual empat keramba dengan jumlahnya 5.200 ikan nila," katanya.
Menurut ketua kelompok keramba ikan nila di Nolokla Frans Pouw pada setiap keramba berisi sebanyak 1.300 ekor ikan nila.
“Jadi dari delapan keramba ini ada 10.400 ekor ikan nila yang sedang kami budidayakan, setengahnya 5.200 siap untuk didistribusikan ke restoran, hotel dan pasar di Jayapura," kata Frans.
Frans menjelaskan estimasi penjualan Rp75 ribu per kilogram dari empat ekor ikan nila dan jika di kalkulasikan pendapatan dari empat keramba mencapai Rp97.500.000
“Ini baru empat keramba saja dari 5.200 ekor ikan jika empat keramba sisa kami jual lagi maka hasilnya dua kali lipat dari pendapatan awal kita,” ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya sangat berterima kasih kepada Presiden RI yang sangat memperhatikan serta peduli dengan pengembangan ekonomi pemuda Papua melalui wadah PYCH yang di prakarsai Badan Intelijen Negara (BIN).
“Harapan kami usaha keramba ikan terus berjalan dan berkembang serta memberi dampak positif bagi generasi muda di kampung ini juga pemuda Papua lainnya," katanya lagi.
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mentan Amran Sulaiman nyatakan siap membantu Pemprov Papua mencetak sawah
10 December 2025 15:36 WIB
Disdik Biak:Kemendikdasmen siap bantu smart TV pembelajaran digital satuan pendidikan
25 October 2025 20:14 WIB
Atlet pelajar NPCI Kabupaten Jayapura siap harumkan Papua di Peparpenas XI
25 October 2025 19:45 WIB
Ketua KONI siap membangkitkan kembali semangat olahraga di Kabupaten Jayapura
23 October 2025 17:24 WIB
Pemprov Papua siap mendukung pembangunan PLTMH ramah lingkungan di Pulau Yapen
23 October 2025 2:42 WIB
Gubernur Papua Fakhiri siap perjuangkan dukungan sponsor bagi Persipura Jayapura
20 October 2025 14:22 WIB