Hapak Amungme Kamoro apresiasi program bus gratis Pemkab Mimika
Kamis, 11 April 2024 0:18 WIB
Wakil Ketua Hapak Kabupaten Mimika Tenius Kum (kanan) dan Pengawas Hapak Dofilin Baenal (kiri). ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Timika (ANTARA) - Honai Adat Pengusaha Amungme Kamoro (Hapak) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengapresiasi program bus gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bagi masyarakat setempat.
Wakil Ketua Honai Adat Pengusaha Amungme Kamoro Kabupaten Mimika, Tenius Kum, di Timika, Rabu, mengatakan program ini sangat membantu transportasi bagi masyarakat kecil di daerah ini.
"Program ini sangat membantu masyarakat ekonomi lemah, dengan demikian maka mama-mama akan sangat terbantu untuk berjualan ke pasar," katanya.
"Kasihan mama-mama kita, mereka datang berjualan di pasar yang jauh belum tentu dagangan mereka habis terjual, kemudian pendapatan mereka harus dipergunakan untuk membayar ojek sebagai transportasi umum satu-satunya," ujarnya menambahkan.
Dia menjelaskan ada yang pro dan kontra tetapi pihaknya tetap mendukung program ini, sebab pihaknya pernah meninjau langsung dan mendatangi Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika untuk memastikan tujuannya.
"Tujuan dari program pemerintah ini kami rasa sangat baik yakni untuk membantu masyarakat dan berencana akan melewati rute S0 13, 16, dan 9," katanya lagi.
Pengawas Hapak Dofilin Baenal menambahkan pihaknya telah mengunjungi masyarakat kecil di Kabupaten Mimika guna menanyakan apa yang diperlukan dan memang transportasi gratis yang sangat dibutuhkan.
"Kita lihat banyak sekolah yang membutuhkan transportasi, terkadang siswa tidak ke sekolah karena tidak memiliki biaya, program seperti ini juga sangat membantu anak sekolah," ujarnya lagi.
Wakil Ketua Honai Adat Pengusaha Amungme Kamoro Kabupaten Mimika, Tenius Kum, di Timika, Rabu, mengatakan program ini sangat membantu transportasi bagi masyarakat kecil di daerah ini.
"Program ini sangat membantu masyarakat ekonomi lemah, dengan demikian maka mama-mama akan sangat terbantu untuk berjualan ke pasar," katanya.
"Kasihan mama-mama kita, mereka datang berjualan di pasar yang jauh belum tentu dagangan mereka habis terjual, kemudian pendapatan mereka harus dipergunakan untuk membayar ojek sebagai transportasi umum satu-satunya," ujarnya menambahkan.
Dia menjelaskan ada yang pro dan kontra tetapi pihaknya tetap mendukung program ini, sebab pihaknya pernah meninjau langsung dan mendatangi Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika untuk memastikan tujuannya.
"Tujuan dari program pemerintah ini kami rasa sangat baik yakni untuk membantu masyarakat dan berencana akan melewati rute S0 13, 16, dan 9," katanya lagi.
Pengawas Hapak Dofilin Baenal menambahkan pihaknya telah mengunjungi masyarakat kecil di Kabupaten Mimika guna menanyakan apa yang diperlukan dan memang transportasi gratis yang sangat dibutuhkan.
"Kita lihat banyak sekolah yang membutuhkan transportasi, terkadang siswa tidak ke sekolah karena tidak memiliki biaya, program seperti ini juga sangat membantu anak sekolah," ujarnya lagi.
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SMK Paniai sebut program pendidikan gratis ringankan beban orang tua siswa
04 February 2026 7:44 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY perkuat layanan kesehatan gratis bagi warga Papua
20 December 2025 15:03 WIB
PT Pertamina Papua salurkan 65 ribu liter BBM untuk mendukung mudik Natal
18 December 2025 15:50 WIB
Perum Damri Jayapura kerahkan 36 bus dukung Program Mudik Gratis Natal 2025
10 December 2025 15:38 WIB
Gubernur Papua Fakhiri siapkan 16 ribu kuota mudik gratis Natal Tahun Baru
09 December 2025 2:21 WIB