SMKS Pariwisata YPK 1 Biak siapkan lulusan anak OAP masuki dunia kerja
Sabtu, 4 Mei 2024 14:11 WIB
Siswa SMKS Pariwisata YPK 1 Biak, Papua menampilkan karya inovatif siswa dengan cheef menyiapkan salad tuna sashimi pada ajang generasi muda berkarya 2024.ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua mendorong SMKS Pariwisata YPK 1 Biak menjadi lembaga menyiapkan sumber daya manusia anak muda orang asli Papua (OAP) untuk dididik menjadi lulusan siswa yang siap pakai memasuki dunia kerja.
"Saat ini satuan pendidikan SMKS Pariwisata YPK 1 Biak tidak hanya menghasilkan lulusan siswa tetapi punya program pemberdayaan siswa orang asli Papua sesuai dengan bakat keahlian," ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Biak Numfor ZL Mailoa di Biak, Sabtu.
Ia mengatakan, pemberdayaan siswa putra asli Papua dilakukan SMKS Pariwisata YPK 1 seperti ketrampilan fashion, wirausaha, kuliner, tenaga teknologi komputer, perkantoran, event organizer dan akuntansi.
Dia berharap, era digitalisasi dengan Kurikulum Merdeka Belajar para satuan pendidikan diberikan kesempatan mengembangkan potensi sekolah dan siswanya sesuai dengan keinginan minat.
Pemkab Biak Numfor melalui instansi teknis dinas pendidikan, lanjut Mailoa, senantiasa memberikan bimbingan dan pendampingan untuk setiap satuan pendidikan yang punya kontribusi mencetak generasi emas Papua 2045.
"Kemajuan sekolah terletak pada inovasi kepemimpinan kepala sekolah untuk melihat peluang pasar bagi pengembangan diri siswanya," katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKS Pariwisata YPK 1 Pariwisata Biak Riana Puspita Sarie mengatakan, sesuai dengan program strategis misinya untuk menyiapkan sekolah menghasilkan lulusan siswa siswi orang asli Papua yang siap kerja di dunia usaha setelah lulus sekolah.
Sebagai satuan pendidikan SMKS Pariwisata YPK 1, menurut Riana, sudah punya program pemberdayaan khusus siswa siswi orang asli Papua yang memiliki kompetensi dan ketrampilan plus.
"Satuan pendidikan SMKS Pariwisata YPK 1 melalui program kurikulum Merdeka Belajar dan ekstrakurikuler membekali diri siswanya sebagai bekal kerja dunia usaha," harapnya.
Sebelumnya, pimpinan cabang BRI Biak Wijayanto Permana mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pihak SMK Pariwisata YPK 1 dengan menyiapkan layanan aplikasi Junio Smart BRI.
"Dengan layanan Junio Smart BRI dapat membantu proses pembelajaran siswa di lingkungan SMKS Pariwisata YPK 1 Biak," ujarnya.
Hingga tahun pelajaran 2023/2024 siswa yang menuntut ilmu di SMKS Pariwisata YPK 1 Biak mencapai 500 siswa dominan putra putri orang asli Papua.
"Saat ini satuan pendidikan SMKS Pariwisata YPK 1 Biak tidak hanya menghasilkan lulusan siswa tetapi punya program pemberdayaan siswa orang asli Papua sesuai dengan bakat keahlian," ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Biak Numfor ZL Mailoa di Biak, Sabtu.
Ia mengatakan, pemberdayaan siswa putra asli Papua dilakukan SMKS Pariwisata YPK 1 seperti ketrampilan fashion, wirausaha, kuliner, tenaga teknologi komputer, perkantoran, event organizer dan akuntansi.
Dia berharap, era digitalisasi dengan Kurikulum Merdeka Belajar para satuan pendidikan diberikan kesempatan mengembangkan potensi sekolah dan siswanya sesuai dengan keinginan minat.
Pemkab Biak Numfor melalui instansi teknis dinas pendidikan, lanjut Mailoa, senantiasa memberikan bimbingan dan pendampingan untuk setiap satuan pendidikan yang punya kontribusi mencetak generasi emas Papua 2045.
"Kemajuan sekolah terletak pada inovasi kepemimpinan kepala sekolah untuk melihat peluang pasar bagi pengembangan diri siswanya," katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKS Pariwisata YPK 1 Pariwisata Biak Riana Puspita Sarie mengatakan, sesuai dengan program strategis misinya untuk menyiapkan sekolah menghasilkan lulusan siswa siswi orang asli Papua yang siap kerja di dunia usaha setelah lulus sekolah.
Sebagai satuan pendidikan SMKS Pariwisata YPK 1, menurut Riana, sudah punya program pemberdayaan khusus siswa siswi orang asli Papua yang memiliki kompetensi dan ketrampilan plus.
"Satuan pendidikan SMKS Pariwisata YPK 1 melalui program kurikulum Merdeka Belajar dan ekstrakurikuler membekali diri siswanya sebagai bekal kerja dunia usaha," harapnya.
Sebelumnya, pimpinan cabang BRI Biak Wijayanto Permana mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pihak SMK Pariwisata YPK 1 dengan menyiapkan layanan aplikasi Junio Smart BRI.
"Dengan layanan Junio Smart BRI dapat membantu proses pembelajaran siswa di lingkungan SMKS Pariwisata YPK 1 Biak," ujarnya.
Hingga tahun pelajaran 2023/2024 siswa yang menuntut ilmu di SMKS Pariwisata YPK 1 Biak mencapai 500 siswa dominan putra putri orang asli Papua.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolres Nduga: Satu korban hanyut di Distrik Dal ditemukan meninggal dunia
05 November 2025 3:06 WIB
Warga PNG meninggal dunia dikeroyok rekannya seusai menenggak miras di Abepura
03 November 2025 13:04 WIB
Polres Asmat masih selidiki penganiayaan akibatkan Briptu Abraham meninggal dunia
02 November 2025 18:02 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Tengah lindungi lahan sawah lewat dokumen RTRW untuk ketahanan pangan
20 March 2026 7:43 WIB
Gubernur Papua minta seluruh rumah sakit berikan layanan optimal saat Lebaran
20 March 2026 7:26 WIB