Jayapura (ANTARA) - Sebanyak 32 pelajar Papua Selatan mengikuti seleksi jalur mandiri calon mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Yogyakarta.
Seleksi jalur mandiri bagi putra-putri asli Papua Selatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Selatan dengan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis, menyampaikan apresiasi kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang sudah datang langsung untuk melaksanakan seleksi mandiri tersebut.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang sudah datang ke Papua Selatan dan melaksanakan seleksi mandiri langsung dalam rangka menyediakan tenaga-tenaga profesional bidang kesehatan di masa mendatang," katanya.
Menurut Safanpo, pihaknya berpesan kepada para calon mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sehingga dapat mengenyam pendidikan pada jurusan anestesiologi di perguruan tinggi tersebut.
Dia menjelaskan pihaknya berharap melalui kerja sama tersebut dapat membantu pemerintah daerah dalam menyediakan tenaga anastesi di rumah sakit baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan juga puskesmas.
"Di Papua Selatan tenaga anestesi masih sangat kurang sehingga kami harus membangun kerja sama dengan perguruan tinggi baik jenis pendidikan akademik, vokasi, maupun profesi," ujarnya.
Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Iswanto berharap calon mahasiswa bisa mengembangkan diri sehingga memiliki kemampuan dalam bidang anestesiologi.
"Calon mahasiswa Papua Selatan yang mengikuti seleksi dan lolos bisa bergabung bersama mahasiswa dari daerah lain di asrama milik Poltekkes Kemenkes Yogyakarta," katanya.