
Wali Kota minta PT Harvest Pulus Papua pekerjakan warga lokal

"Saya minta kepada PT Harvest Pulus Papua agar memperkerjakan anak-anak di sekitar lokasi ini. Perusahaan harus mempekerjakan orang Papua di perusahaan ini," kata Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano.
Jayapura (Antara Papua) - Wali Kota Jayapura, Provinsi Papua, meminta manajemen PT Harvest Pulus Papua mempekerjakan warga lokal atau orang asli Papua, agar pabrik telur itu dapat beroperasi secara berkelanjutan.
"Saya minta kepada PT Harvest Pulus Papua agar memperkerjakan anak-anak di sekitar lokasi ini. Perusahaan harus mempekerjakan orang Papua di perusahaan ini," kata Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano usai meresmikan pabrik telur itu, Sabtu.
PT Harvest Pulus Papua resmi beroperasi di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, yang diawali dengan 23 ribu ekor ayam petelur yang ditargetkan memproduksi 20 ribu telur ayam setiap sehari.
Pabrik telur itu menggunakan tenaga kerja yang cukup banyak, sehingga Wali Kota Benhur meminta perusahaan tersebut agar tidak saja membawa tenaga/pekerja dari luar Papua.
"Saya minta kepada perusahaan agar jangan hanya bawa tenaga kerja dari Jakarta dan Makassar untuk dipekerjakan, tapi pekerjakan warga lokal setempat," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa BTM itu berharap, kehadiran perusahaan itu benar-benar menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang asli Papua terutama anak-anak dari Kampung Holtekamp.
"Saya harap banyak anak asli Holtekamp yang bekerja di perusahaan petelur ini," ujarnya.
Mantan Kepala Distrik Abepura itu berjanji akan mengecek berapa orang asli Papua dan anak asli Holtekamp yang dipekerjakan.
Selain itu, Dinas Peternakan, dan Dinas Pertanian Kota Jayapura akan membangun koordinasi dengan pihak perusahaan terkait lahan yang diolah maupun tenaga yang bekerja.
"Diharapkan koordinasi terus dibangun dengan pihak perusahaan," ujarnya.
Kedua dinas itu juga diminta melakukan pelatihan-pelatihan dan pembinaan kepada tenaga yang bekerja.
"Jika tenaga yang direkrut belum bisa bekerja diharapkan agar dilatih," ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Pendapatan Kota Jayapura itu berharap perusahaan ayam petelur yang baru pertama kali beroperasi di Jayapura itu terus maju dan berkembang.
"Dengan begitu kebutuhan warga akan telur di Kota Jayapura dapat terpenuhi, tidak lagi menunggu pasokan telur dari luar Jayapura," ujarnya. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
