Logo Header Antaranews Papua

Kapolresta sebut 1.200 personel TNI-Polri amankan demo di Jayapura

Senin, 27 April 2026 18:57 WIB
Image Print
Para pendemo saat melakukan aksinya di lingkaran Abepura,Kota Jayapura, Senin (27/4) yang salah satu tuntutannya adalah menuntut dihentikannya operasi militer. (ANTARA/HO/Dok Salfan)

Jayapura (ANTARA) - Kapolresta Jayapura Kota Kombes Fredrickus Maclarimboen mengatakan, 1.200 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demo yang dilakukan di sekitar Kota Jayapura.

Ribuan personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan demo yang dilakukan mahasiswa dan kelompok masyarakat, Senin (27/4).

"Saat ini masih mengamankan demo yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat," kata Kombes Fredrickus Maclarimboen kepada ANTARA, Senin di Jayapura.

Kapolresta Jayapura Kota mengakui, secara keseluruhan situasi wilayah hukum Polresta Jayapura Kota aman dan kondusif namun hanya di wilayah tertentu saja yang sempat memanas.

Pendemo yang berada di kawasan Waena, Distrik Heram, sempat melakukan aksi anarkis dengan melakukan pelemparan sehingga anggota mengambil langkah tegas yang terukur.

"Saat ini demo terpusat di lingkaran Abepura dan aparat keamanan masih berjaga-jaga," kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Fredrickus Maclarimboen.

Hingga berita ini diturunkan aksi demo di sekitar lingkaran Abepura, masih berlangsung dan pendemo melakukan orasi secara bergantian.

Demo yang dilakukan mahasiswa dan kelompok pemuda itu menuntut agar operasi militer di wilayah sipil dihentikan, lindungi rakyat sipil, anak-anak, perempuan dan lansia, buka akses kemanusiaan tanpa syarat, bebaskan tahanan politik dan hormati HAM di Tanah Papua.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026