Logo Header Antaranews Papua

Aktivitas masyarakat di Dekai Yahukimo kembali normal

Senin, 23 Maret 2015 18:41 WIB
Image Print
Ilustrasi wilayah Yahukimo dilihat dari udara (Foto: Istimewa)
"Saat ini, aktivitas masyarakat sudah kembali normal," kata Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende.

Jayapura (Antara Papua) - Aktivitas masyarakat di Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, Jayapura, kembali normal setelah sempat terjadi pengungsian warga akibat dicekam ketakutan pascabentrok dengan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

"Saat ini, aktivitas masyarakat sudah kembali normal," kata Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende kepada wartawan di Jayapura, Senin.

Selain aktivitas masyarakat, pelayanan di Bandara Dekai juga sudah kembali normal setelah anggota Polri dan TNI serta warga masyarakat membersihkan lapangan sehingga sudah dapat didarati pesawat.

"Senin (23/3) pagi dilaporkan pesawat sudah mendarat di Bandara Dekai," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mende menambahkan polisi saat ini masih menahan tujuh orang anggota KNPB yang nantinya akan diproses lebih lanjut.

Ketujuh orang anggota KNPB adalah MM, ML, YP, RW, LP, AS dan MK.

Para pelaku itu dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman tuntutan tujuh tahun penjara.

Kapolda Papua menegaskan pihaknya akan meminta agar segala bentuk kegiatan KNPB yang merupakan organisasi bawah tanah pendukung Papua Merdeka dilarang.

"Apapun bentuk kegiatan KNPB hendaknya dilarang karena selain organisasi itu memang tidak terdaftar, KNPB juga merupakan organisasi bawah tanah pendukung Papua Merdeka," katanya.

Aksi kerusuhan di Dekai berawal saat polisi hendak membubarkan pengumpulan dana yang dilakukan KNPB, namun mendapat perlawanan, bahkan massa sempat mengambil senjata api milik Kasat Intel Polres Yahukimo, Ipda Budi Santoso.

Saat itu, massa KNPB dilaporkan menganiaya lima orang, termasuk Ipda Budi hingga korban mengalami luka-luka. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026