Logo Header Antaranews Papua

Korowai jadi tujuan baru wisman di Papua

Jumat, 10 April 2015 13:53 WIB
Image Print
Rumah pohon suku Korowai, di Kabupaten Mappi, Papua. (Foto: Istimewa)
"Turis yang sudah bosan datang ke Wamena, Kabupaten Jaya Wijaya, sekarang lebih mengarah ke Korowai untuk melihat langsung suku Korowai yang hidup di atas pohon," ungkap Gantang, direktur Papua Adventure Tour and Travel.

Jayapura (Antara Papua) - Korowai, Kabupaten Mappi, di Provinsi Papua, kini menjadi salah satu daerah tujuan baru bagi wisatawan mancanegara yang sudah bosan berpetualang ke Wamena.

"Turis yang sudah bosan datang ke Wamena, Kabupaten Jaya Wijaya, sekarang lebih mengarah ke Korowai untuk melihat langsung suku Korowai yang hidup di atas pohon," ungkap Gantang, direktur Papua Adventure Tour and Travel, di Jayapura, Jumat.

Minimnya fasilitas di Korowai, ungkap Gantang, tidak menghalangi minat wisman ke wilayah tersebut,meskipun setidaknya harus bisa menginap selama empat malam untuk melihat warga suku Korowai.

"Fasilitas memang masih minim karena memang masih hutan, rata-rata minimum mereka menginap di sana empat malam dan tidur di rumah masyarakat atau kita `bikinkan` tenda," ujarnya.

Dari sisi harga, Gantang menyebutkan bahwa wisman tidak keberatan dengan biaya yang dibebankan karena keunikan budaya suku Korowai dianggap langka.

"Masalah `cost` (biaya) bagit wisatawan domestik memang masih jadi maasalah karena ke daerah lain (di Indonesia) lebih murah, tapi isatawan asing sendiri mengerti bahwa memang ini budaya, mahal harganya. Untuk ke Korowai paket kita minimum 8-9 hari itu untuk base dua orang kita jual sampai 2.500 dolar AS," tuturnya.

Menurut Gantang, jumlah wisman yang berkunjung ke Korowai angkanya terus meningkat.

"Sekarang rata-rata tiap bulan kita bisa antar 30 sampai 50 orang, angka ini terus meningkat karena kadang-kadang kita buka paket grup agar biayanya lebih murah," ucapnya.

Potensi wisata yang ada di Korowai, ujarnya, harus dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan wilayah tersebut agar bisa berkembang, terutama menyangkut fasilitas pendukung pariwisata yang kini sudah mulai dikenal dunia.

"Ini perlu dukungan pemerintah dan masyarakat supaya kita bisa mengembangkan wisatanya," imbaunya. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026