Jayapura (Antara Papua) - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua menargetkan pembangunan jalur kereta api di wilayahnya selesai pada 2019.
Kepala Dishub Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi, di Jayapura, Rabu, mengatakan untuk jalur yang masuk dalam rencana induk kereta api Papua adalah kereta api ringan untuk dalam kota, yakni dari Sentani-Jayapura dan yang kedua menembus daerah pegunungan.
"Dari hasil studi kelayakan jalur kereta api yang nanti masuk dalam rencana induk Papua sudah dipresentasikan bersama kementerian, Dishub, Bappenas dan konsultan yang ditunjuk dibawah Badan Percepatan Pembangunan Papua," katanya.
Yusuf menuturkan sementara yang masuk dalam konteks APBN, adalah jalur kereta api dari Jayapura-Sarmi, dimana saat ini masuk dalam tahap Detail Engineering Design (DED) dan sudah jalan.
"Soal anggaran, bulan depan Kementerian Perhubungan akan berkunjung ke Papua untuk berdiskusi dengan kami soal kepastian jalur (trase) khususnya untuk jalur Jayapura-Sarmi," ujarnya. Menurut dia, pihaknya memastikan pada 2016 atau 2017 pembangunan sudah dilakukan, paling cepat dua tahun sudah selesai.
Sebelumnya, Kepala Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Papua (BP2KP) Omah Laduani Ladamay menargetkan 2017, pemerintah Pusat sudah bisa melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalur kereta api di Papua.
"Pemerintah Pusat telah memiliki gambaran soal pembangunan jalur rel kereta api di Papua, tetapi sesuai arahan Gubernur Papua pembangunan jalur kereta harus dari Jayapura," kata Laduani. (*)

