Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Pegunungan Bintang hentikan ABT untuk dokter

Jumat, 23 Oktober 2015 19:16 WIB
Image Print
Bupati Pegunungan Bintang Wlington Wenda (Foto: Antara Papua/Musa Abubar)
"Diduga ada yang bermain dibalik insentif untuk dokter, sehingga ABT 2015 ini untuk tenaga dokter saya tarik, saya bilang ditiadakan/dihentikan," kata Bupati Pegubin Welington Wenda.

Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua, menghentikan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2015 untuk dokter yang betugas di daerah itu, terkait dugaan penyimpangan dana tersebut.

"Diduga ada yang bermain dibalik insentif untuk dokter, sehingga ABT 2015 ini untuk tenaga dokter saya tarik, saya bilang ditiadakan/dihentikan," kata Bupati Pegubin Welington Wenda, di Jayapura, Jumat.

Bupati Welington menjelaskan, pihaknya menghentikan ABT untuk pembiayaan dokter karena insentif untuk dokter di daerah itu cukup besar tetapi mereka tidak terlalu aktif berada di tempat untuk menjalankan tugas.

"Ada tenaga dokter di Pegunungan Bintang tapi rata-rata mereka memilih kumpul-kumpul di Kota Jayapura, jarang ditempat tugas padahal dibayar mahal," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pembayaran insentif untuk dokter di daerah Pegunungan Bintang hingga kini sekitar Rp12 juta lebih.

Dinas Kesehatan di Pegunungan Bintang hingga kini terus berupaya mengurus dokter yang sering mangkir dari tugas sehingga sebagian masih tetap berada ditempat untuk menjalankan tugasnya.

Welington menambahkan, hingga kini pelayanan kesehatan di Pegunungan Bintang masih memprihatinkan atau belum berjalan secara baik seperti yang diharapkan.

"Kondisi pendidikan di Pegubin juga masih memperihatinkan dan menyedihkan, belum berjalan dengan baik," ujarnya. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026