
Pemprov Papua tekankan pentingnya petugas Sensus Ekonomi berkualitas

Kualitas petugas Sensus Ekonomi 2016 sangat menentukan kualitas data yang dikumpulkan, jangan sampai terjadi `garbage in, garbage out" atau jika sampah atau data tidak benar yang masuk, data sampah juga yang dihasilkan.
Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menekankan pentingnya pelibatan petugas Sensus Ekonomi 2016 yang harus benar-benar berkualitas agar hasilnya pun dapat dipertanggungjawabkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Sabtu, mengatakan kualitas para petugas sensus ini harus terjamin karena akan langsung berhadapan dengan para responden untuk mengumpulkan data.
"Kualitas petugas Sensus Ekonomi 2016 sangat menentukan kualitas data yang dikumpulkan, jangan sampai terjadi `garbage in, garbage out" atau jika sampah atau data tidak benar yang masuk, data sampah juga yang dihasilkan," katanya.
Menurut Hery, pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat yang bisa diperoleh dari Sensus Ekonomi 2016, sehingga sadar untuk turut serta dalam menyukseskan kegiatan ini.
"Kita imbau untuk menerima petugas Sensus Ekonomi 2016 dan memberikan data sebenarnya, paling penting harus mampu meyakinkan responden bahwa data yang diberikan dijamin kerahasiaannya oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997," ujarnya.
Dia menuturkan sebagai insan BPS, harus menunjukkan "sense of belonging" yang lebih tinggi terhadap Sensus Ekonomi 2016 dengan terlibat dalam berbagai aspek kegiatan di dalamnya.
"Seluruh pegawai, termasuk cleaning service, petugas keamanan dan para mitra juga harus turut menyukseskan Sensus Ekonomi 2016 sesuai dengan kapasitasnya masing-masing," katanya lagi.
Dia menambahkan semua kepentingan lain yang bersifat kontraproduktif terhadap Sensus Ekonomi 2016, tidak boleh ada. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
