Logo Header Antaranews Papua

BPPD Papua meyakini pembangunan kantor samsat optimalkan PAD

Minggu, 7 Mei 2017 11:45 WIB
Image Print
Ilustrasi PAD (Foto: Istimewa)
Sumber dana untuk membangun kantor-kantor Samsat berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua

Jayapura (Antara Papua) - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Papua meyakini pembangunan kantor Samsat di berbagai kabupaten/kota akan dapat mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala BPPD Provinsi Papua Gerson Jitmau, di Jayapura, mengatakan dengan adanya kantor Samsat di berbagai kabupaten/kota dapat berkontribusi pula bagi pembangunan daerahnya masing-masing.

"Sumber dana untuk membangun kantor-kantor Samsat berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua," katanya.

Menurut Gerson, pada 2016 sudah ada beberapa kantor Samsat yang diresmikan Gubernur Papua, dan dalam waktu dekat juga akan dibangun di beberapa kabupaten pemekaran (daerah otonom baru).

"Kini, pembangunan kantor Samsat tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya juga menargetkan PAD di akhir 2017 mencapai Rp1 triliun yang diperoleh dari objek-objek pajak yang sudah jelas keberadaannya.

"Objek pajak tersebut yakni Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor), pajak rokok maupun pajak air permukaan PT Freeport Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, sejak Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal dilantik pada 2013, PAD Provinsi Papua sebesar Rp600 miliar, sehingga pihaknya terus berupaya memperbaiki sistem perencanaan dan penganggaran daerah yang lebih efisien, efektif, akuntabel serta transparan. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026