
KKP dan KEPP Otsus Papua sinergikan program ekonomi pesisir

Jayapura (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Papua menyepakati percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Papua melalui penguatan program strategis Kampung Nelayan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
Anggota Komite Eksekutif Papua Paulus Waterpauw di Jayapura, Minggu mengatakan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat pesisir serta sinergi pemerintah pusat dan daerah agar program kelautan nasional dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal, khususnya di Papua.
"Pengembangan kampung nelayan, penguatan ekspor hasil perikanan, hingga pendidikan vokasi kelautan masih perlu mendapat perhatian lebih, agar potensi laut Papua dapat dimanfaatkan secara optimal," katanya
Menurut Paulus, jika industri dan kegiatan nelayan tumbuh, maka ekspor bisa langsung dilakukan dari Papua.
"Oleh sebab itu percepatan sektor kelautan ini yang harus kami dorong bersama,” ujarnya.
Dia mengatakan, persoalan rantai pasok perikanan juga dinilai belum berjalan efektif, sehingga produk ikan dari luar daerah masih mendominasi pasar lokal meskipun wilayah laut Papua sangat luas dan kaya sumber daya.
"Untuk itu kami juga sangat mendorong penguatan pendidikan vokasi kelautan di wilayah pesisir agar generasi muda memiliki keterampilan khusus dan mampu menjadi tenaga kerja kompeten di sektor perikanan dan kemaritiman," katanya.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan sedikitnya 200 titik Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini termasuk di wilayah Papua, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
“Kami ingin mengetahui seberapa besar produktivitas masyarakat pesisir Papua. Ekonomi dari sektor perikanan harus terus bergerak dan KKP siap hadir mendukung pelatihan serta pemberdayaan nelayan,” katanya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
