Logo Header Antaranews Papua

Dishub Papua agendakan perbaikan 15 lapter

Rabu, 7 Juni 2017 17:05 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky Ambrauw (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
Program perbaikan lapter itu berbeda-beda sesuai kebutuhan, ada perpanjangan landasan, pembangunan pagar pengamanan, perbaikan runway dan terminal

Jayapura (Antara Papua) - Dinas Perhubungan Provinsi Papua mengagendakan perbaikan atas 15 lapangan terbang (lapter) perintis dalam upaya memperlancar arus transportasi udara bagi menurunkan biaya distribusi barang di wilayah terisolir Bumi Cenderawasih.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky Ambrauw, di Jayapura, Rabu, mengatakan 15 lapter yang akan dibangun tahun ini menggunakan dana dari APBN, APBD provinsi dan APBD kabupaten.

"Program perbaikan lapter itu berbeda-beda sesuai kebutuhan, ada perpanjangan landasan, pembangunan pagar pengamanan, perbaikan runway dan terminal," katanya.

Menurut Recky, lapter yang akan direnvoasi tahun ini, akan ditentukan melalui pemilihan sesuai urgensinya.

"Program pembangunan lapter ini tentunya melalui kajian, mana lapter yang sudah `urgen` untuk dibangun sesuai kebutuhan," ujarnya.

Ke-15 lapangan terbang yang akan diperbaiki itu akan diseleksi dari 34 bandara di daerah terisolasi yakni wilayah Mopah, Kamur, Kimam, Bomakia, Manggelum, Wamena, Kiwirok, Bilorai, Akimuga, Enarotali dan Sarmi.

Selain itu, masih ada wilayah Tanah Merah, Mulia, Oksibil, Moanamani, Mindiptanah, Kepi, Kokonao, Okaba, Illu, Ewer, Batom, Bade, Karubaga, Obano, Timika, Waghete, Nabire, Dekai, Rendani, Bintuni, Kaimana, Babo. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026