Jayapura (ANTARA) - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perikanan Kota Jayapura, Papua yang diberikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat pada 2024 sebesar Rp230 juta.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi, di Jayapura, Jumat, mengatakan pada 2023 target PAD untuk dinas tersebut untuk retribusi usaha produksi tidak mencapai target yang ditetapkan, sebab terkendala dengan masalah teknis di lapangan.
"Dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp80 juta kami hanya menyetorkan senilai Rp21 juta, sehingga ini menjadi bahan evaluasi kami di 2024," katanya pula.
Menurut Sibi, pihaknya berkomitmen untuk menggenjot semua potensi yang ada sehingga sektor usaha bisa berkontribusi terhadap PAD Kota Jayapura.
Pihaknya mengakui dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 33 Tahun 2023 tentang retribusi dan pajak daerah, ada tambahan gedung beku yang dibangun pada 2022 belum bisa difungsikan dapat dipinjam pakaikan.
"Selama ini gedung beku belum memiliki dasar hukum sehingga tidak bisa digunakan, dan dengan adanya perda tersebut akan menjadi dasar kami untuk gedung beku itu dapat dipinjam-pakaikan atau disewakan," ujarnya.
Dia menjelaskan untuk mencapai target yang telah ditetapkan, pihaknya juga akan menggenjot sektor perikanan secara maksimal dalam peningkatan PAD Kota Jayapura.
"Kami akan berusaha untuk menyelesaikan masalah yang ditemui di lapangan, sehingga target tahun ini bisa tercapai," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya juga berharap agar komoditas hasil ekspor ikan tuna, ikan cakalang, dan ikan tongkol keluar negeri seperti ke Amerika Serikat dan Jepang akan lebih banyak guna menambah pendapatan bagi ibu kota Provinsi Papua itu.

