Sentani (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terus mendorong pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar, sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional yang menekankan pendekatan promotif dan preventif.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Anton Tony Mote di Sentani, Kamis, mengatakan CKG untuk pelajar dilakukan secara bertahap di sejumlah sekolah dasar hingga menengah di daerah ini.
"Transformasi layanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi lebih pada bagaimana kita bisa mendeteksi dini masalah kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda," katanya.
Menurut Anton, pelajar merupakan kelompok usia yang sangat strategis, karena berada dalam masa pertumbuhan fisik dan perkembangan mental, sehingga penting untuk memantau kondisi kesehatan mereka secara berkala.
"Pelaksanaan program CKG juga sejalan dengan misi nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo, yakni membangun sumber daya manusia unggul melalui sistem kesehatan berbasis promotif dan preventif," ujarnya.
Dia menjelaskan jika anak-anak sehat, mereka dapat belajar dengan baik, tumbuh optimal dan terhindar dari penyakit yang bisa dicegah sejak dini.
"Kami juga menggandeng puskesmas untuk menjangkau sekolah-sekolah di wilayah terpencil, dengan layanan seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, pemeriksaan mata, dan kesehatan gigi dan lainnya," katanya.
Ia berharap pelaksanaan CKG dapat terus diperluas cakupannya dan mendapat dukungan lintas sektor, seperti dinas pendidikan dan pemerintah distrik agar menjadi gerakan bersama membangun budaya hidup sehat sejak usia dini.
"Ini intervensi jangka panjang untuk generasi Papua yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

