
Wagub Pahabol ajak pemuda Kristen dan Islam jaga kedamaian Papeg

Toleransi lebih tinggi harus tertanam di tanah ini
Wamena (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Pegunungan Ones Pahabol mengajak pemuda Kristen Protestan, Katolik dan Islam untuk dapat menjaga perdamaian di Papua Pegunungan (Papeg), khususnya Kabupaten Jayawijaya.
“Pemuda Katolik, Nasrani dan Muslim harus bersatu padu sesuai dengan perintah Tuhan (kedamaian) yang kamu lakukan di sini,” kata Wagub Papua Pegunungan Ones Pahabol di Wamena, Minggu.
Menurut dia, kegiatan perang suku bukan hanya dapat menyebabkan kerugian bagi diri sendiri tetapi juga bisa menyebabkan kerugian bagi orang lain.
“Kami mewakili pemerintah mau mengajak untuk semua elemen masyarakat untuk dapat menjalankan perintah Tuhan tentang mengasihi orang lain,” ujarnya.
Dia mengajak semua elemen masyarakat di delapan kabupaten Papua Pegunungan untuk dapat menanamkan nilai-nilai toleransi, mengasihi sesama sehingga menciptakan kedamaian.
“Toleransi lebih tinggi, lebih besar harus tertanam di tanah ini sesuai dengan kehendak Allah Bapak,” katanya.
Dia menambahkan kedamaian dan toleransi harus benar-benar terpupuk dengan baik di Papua Pegunungan sehingga pembangunan yang dicita-citakan dapat terwujud.
Hal ini menyusul adanya perang suku yang terjadi di Kampung Minimo, Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya sehingga ini segera dihentikan.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
