Logo Header Antaranews Papua

Feskop 2025 upaya kembangkan industri kopi Papua tembus pasar global

Rabu, 20 Agustus 2025 02:50 WIB
Image Print
Suasana pelaksanaan Festival Kopi Papua pada 2024 lalu, di Kota Jayapura, Papua. ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura (ANTARA) - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menyebutkan Festival Kopi 2025 merupakan upaya pengembangan industri kopi, sehingga target nantinya dapat menembus pasar global.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Faturachman, di Jayapura, Selasa, mengatakan Feskop 2025 mengambil tema "Dari Gunung, Lembah, Pantai, hingga Pasar Global”, sehingga semua bekerja sama dan terintergrasi yang baik

"Feskop 2025 tersebut merupakan platform terintegrasi hulu-hilir yang mengusung strategi pengembangan kopi secara end-to-end," katanya lagi.

Menurut Faturachman, berdasarkan riset, penerapan Good Agricultural Practices (GAP), penguatan SDM, market intelligence, hingga dukungan pembiayaan, Feskop sangat diharapkan karena akan semakin berdaya saing.

"Sehingga tujuan meningkatkan brand awareness kopi Papua, memperluas akses pasar, sekaligus mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk," ujarnya pula.

Dia menjelaskan selain itu, ajang ini juga mengakselerasi ekonomi dan keuangan digital melalui pemanfaatan QRIS selama penyelenggaraan kegiatan.

"Sejak diinisiasi pada 2018, Feskop terus menghadirkan inovasi, termasuk dari sisi penyelenggaraan acara," katanya lagi.

Dia menambahkan untuk itu tahun ini, Feskop 2025, pihaknya menargetkan nilai penjualan expo sebesar Rp1,2 miliar, serta business matching yang melibatkan World of Coffee 2025 senilai Rp1,56 miliar, dan Karya Kreatif Indonesia 2025 senilai Rp260 juta.

"Dan selama kegiatan, tercatat 12 ribu transaksi dengan total nominal Rp800 juta menggunakan QRIS. Sebanyak 45 UMKM lokal," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026