Logo Header Antaranews Papua

Pertamina Regional Papua Maluku gelar pelatihan digital marketing bagi UMKM

Jumat, 12 September 2025 23:14 WIB
Image Print
Peserta pelatihan digital marketing PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berpose bersama bertempat di Integrated Terminal Wayame Ambon pada Jumat (12/9). (ANTARA/HO-Pertamina Papua)

Jayapura (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal Wayame memberikan pelatihan digital marketing guna mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ambon.

Area Manager Comm. Rel & CSR Papua Maluku Ispiani dalam siaran pers di Jayapura, Jumat, mengatakan pelatihan ini bertempat di Integratif Terminal Wayame guna mendukung agar UMKM bisa mengetahui dengan jelas lagi digital marketing.

"Pada Jumat (12/9) kami mengelar pelatihan digital marketing di mana kegiatan tersebut merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Atsiri Duskar Wangi," katanya.

Menurut Ispiani, pihaknya berharap melalui Program Atsiri Duskar Wangi dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi lokal.

"Sehingga tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Wayame, tetapi juga membawa produk atsiri Maluku menembus pasar nasional dan internasional secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Integrated Terminal Manager Wayame Novi Prasetyo mengatakan pelatihan digital marketing ini menjadi penting agar para pelaku usaha, khususnya penyuling minyak atsiri di Wayame dapat memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing.

"Selain pelatihan, kami juga menyerahkan bantuan program CSR kepada Kelompok Bunga Tani berupa penambahan sarana dan prasarana produksi, pengembangan kapasitas melalui pelatihan, dan pendampingan untuk mengurus surat izin edar dari BPOM," katanya.

Menurut Novi, pelatihan yang diberikan ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina Patra Niaga untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal agar tumbuh mandiri dan berdaya saing yang kuat.

"Inisiatif ini selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan melalui pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang Bertanggung Jawab," ujarnya.

Dia menjelaskan selain itu, program tersebut juga mendukung Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis UMKM sekaligus mendorong transformasi digital di tingkat desa.


"Pelatihan ini diikuti oleh anggota Kelompok Bunga Tani (penyuling minyak atsiri), para pelaku UMKM di Desa Wayame, serta pelaku UMKM di luar binaan Pertamina dan mahasiswa yang berminat dalam bidang UMKM dan digital marketing," katanya.

Dia menambahkan program Atsiri Duskar Wangi sendiri telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan dengan fokus pada peningkatan kapasitas penyuling minyak atsiri di Dusun Kranjang.

Kelompok tersebut memproduksi empat komoditas utama yakni minyak kayu putih, minyak cengkeh, minyak nilam, dan minyak serai merah dalam berbagai varian ukuran.

"Produk-produk ini memiliki permintaan tinggi di pasar global, namun belum optimal dipasarkan secara digital. Melalui pelatihan ini, Pertamina Patra Niaga berharap pelaku usaha lokal dapat menjawab tantangan pasar modern dan meningkatkan nilai tambah produk," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Editor Papua
COPYRIGHT © ANTARA 2026