
PKBI Papua harapkan pemberitaan terkait HIV bisa sensitif komunitas

Jayapura (ANTARA) - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Papua mengharapkan agar ke depan pemberitaan terkait dengan HIV/AIDS bisa sensitif terhadap komunitas transgender.
"Kami harapkan agar rekan-rekan jurnalis di Kota Jayapura bisa memuat berita tentang HIV lebih lembut dan yang terpenting tidak mendiskriminasikan suatu komunitas transgender melalui tagline atau judul berita," kata Koordinator Lapangan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Hiswita dalam kegiatan pers konferensi bersama media lokal di Jayapura, Jumat.
Menurut Hiswita, kegiatan tersebut bertujuan untuk bagaimana pihaknya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kepada para jurnalis agar memahami penggunaan istilah dalam pemberitaan terkait HIV/AIDS.
"Supaya kedepannya dalam penyusunan narasi sesuai dengan konten terhadap teman-teman komunitas," ujarnya
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Jayapura Yusnita Pabeno pihaknya mendukung semua program yang dilaksanakan setiap lembaga dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS di daerah ini.
"Karena kami dan semua orang, baik individu maupun lembaga mempunyai tujuan yang sama yaitu pencegahan dan pengendalian HIV," katanya.
Dia menambahkan pemberitaan tentang HIV/AIDS memang harus berimbang tidak hanya terkait data dan masalah tetapi juga bagaimana penanganan virus tersebut.
"Begitu pula dengan obat-obatan yang diberikan oleh orang yang positif HIV kemudian juga upaya pemerintah dan lembaga dalam melakukan pencegahan virus ini supaya berita lebih berimbang dan ramah komunitas," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
