Logo Header Antaranews Papua

Pemkot Jayapura sosialisasi naskah kuno kepada warga 10 kampung adat

Sabtu, 25 Oktober 2025 20:00 WIB
Image Print
Asisten II Setda Kota Jayapura Widi Hartanti menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialisasi naskah kuno dan koleksi langka bagi masyarakat 10 kampung adat di Jayapura, Sabtu (25/10/2025). ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah setempat menyosialisasikan naskah kuno dan koleksi langka bagi masyarakat di 10 kampung adat.

Asisten II Setda Kota Jayapura Widi Hartanti di Jayapura, Sabtu, mengatakan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan intelektual bangsa khususnya naskah kuno dan koleksi langka yang dimiliki masyarakat adat Port Numbay (Julukan dari Kota Jayapura).

"Port Numbay adalah rumah bagi sejarah yang kaya, budaya yang hidup, dan kearifan lokal yang tak ternilai harganya sehingga semua ini wajib kami jaga secara berkesinambungan demi mewujudkan Kota Jayapura yang berbudaya, unggul, maju, dan berkelanjutan," katanya.

Menurut Widi, sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap naskah kuno dan koleksi langka.

"Naskah tersebut bukan sekadar tulisan tua melainkan sumber informasi yang berharga tentang perkembangan bahasa, sastra, tarian, musik tradisional, dan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Port Numbay," ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan tersebut bukan hanya agenda hang harus dilaksanakan tetapi sebuah gerakan penyelamatan warisan intelektual bangsa dengan demikian diharapkan melalui sosialisasi ini peserta akan belajar mengenai cara identifikasi, penyimpanan, perawatan, hingga upaya digitalisasi naskah kuno dan koleksi langka.

"Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa merawat naskah kuno adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada para pendahulu serta investasi berharga bagi generasi penerus," katanya lagi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura Septinus Ireeuw mengatakan naskah kuno dan koleksi langka merupakan sumber informasi yang sangat penting untuk memahami peradaban, budaya, dan sejarah suatu bangsa.

"Melalui naskah kuno kami dapat menelusuri perkembangan bahasa, sastra, musik, dan sistem pemerintahan masyarakat pada masa lalu," katanya.

Dia menambahkan dengan demikian pelestarian dan digitalisasi koleksi ini sangat penting agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong peran aktif masyarakat adat dalam upaya pelestarian, pendataan, perawatan, dan digitalisasi naskah kuno serta koleksi langka yang mereka miliki," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026