Sentani (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan mempelajari penerapan pendidikan bahasa Sentani di SMP Negeri 6 Sentani dan SMA Negeri 1 Sentani pada Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
Widyabasa Ahli Madya Balai Bahasa Provinsi Papua Antonius Maturbongs kepada ANTARA di Sentani, Sabtu, mengatakan kegiatan ini merupakan kerja sama antara Disdikbud Merauke dan pihaknya guna menyiapkan implementasi kurikulum muatan lokal tahun depan.
"Setelah teman-teman dari Merauke mengikuti bimbingan teknis selama tiga hari di Balai Bahasa Papua, kami mengajak mereka melihat secara langsung implementasi pembelajaran bahasa Sentani di sekolah yang ada di Kabupaten Jayapura," katanya.
Menurut Antonius, Kabupaten Jayapura menjadi contoh sukses penerapan pembelajaran bahasa daerah di sekolah formal, melalui sekolah-sekolah seperti SMA Negeri 1 Sentani dan SMP Negeri 6 Sentani yang mana program muatan lokal berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Teman-teman dari Merauke kami ajak melihat langsung pembelajaran bahasa Sentani agar mereka punya gambaran untuk menerapkan hal serupa di Merauke tahun depan," ujarnya.
Guru mata pelajaran Bahasa Sentani Samuel Suebu menjelaskan, para siswa dari berbagai suku Nusantara sangat antusias belajar bahasa lokal daerah ini. Menurutnya semangat mereka menunjukkan bahwa pelestarian bahasa daerah dapat hidup di lingkungan sekolah.
"Saya melihat anak-anak non Papua juga mulai bisa berbicara dan memahami kata-kata dasar Bahasa Sentani, ini tanda baik bahwa bahasa daerah mulai dicintai lintas suku," katanya.
Kepala Bidang Pengendali Perizinan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Untung menambahkan, pihaknya mengapresiasi pembelajaran yang dilihatnya, praktik di Kabupaten Jayapura memberi inspirasi untuk menyusun modul bahasa ibu di daerahnya.
"Dari Jayapura kami belajar bahwa menjaga bahasa berarti menjaga identitas, semangat ini akan kami bawa pulang untuk pengembangan pembelajaran bahasa ibu di sekolah-sekolah Merauke," katanya.

