Biak (ANTARA) - Satuan Tugas Pangan Kabupaten Biak Numfor, Papua memastikan menjaga dengan aman ketersediaan bahan pokok selama Natal dan Tahun Baru 2026 untuk kebutuhan masyarakat di daerah setempat.
"Hasil pengawasan dilakukan Satgas Pangan dengan Pemda di distributor maupun pemasok kebutuhan bahan pokok tersedia hingga enam bulan ke depan," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak Numfor Yubelius Usior di Biak, Kamis.
Diakuinya untuk beras sesuai laporan Perum Bulog bisa bertahan hingga enam bulan ke depan.
Sedangkan di tingkat pemasok bahan pokok beras didatangkan perusahaan swasta mitra pemerintah juga sangat tersedia hingga dua hingga tiga bulan ke depan.
"Disperindag saat ini terus melakukan pengawasan supaya kebutuhan bahan pokok tetap aman dan menjangkau kebutuhan warga," katanya.
Disinggung pasokan telur ayam untuk memenuhi kebutuhan warga dan makan bergizi gratis, menurut Usior, saat ini sedang didatangkan pelaku usaha dari luar Biak.
Pasokan telur ke Biak, menurut Usior, didatangkan pelaku usaha peternakan dari Surabaya, Makassar dan Manokwari, Papua Barat.
"Atas persetujuan pemerintah daerah dengan asosiasi peternak unggas untuk menjaga permintaan warga tetap terpenuhi," katanya.
Untuk harga penjualan telur ayam dijual di pasar, lanjut dia, mencapai Rp75 ribu-Rp80 ribu per rak.
"Sebelumnya harga telur meningkat, tetapi saat ini sudah kembali normal Rp70 ribu per rak," katanya.

