Logo Header Antaranews Papua

PKK Jayapura mendorong kolaborasi guru PAUD perkuat pelayanan anak

Rabu, 10 Desember 2025 08:47 WIB
Image Print
Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura Dewi S. Wonda (kiri) (ANTARA/Agustina Estevani Janggo)

Sentani (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, mendorong kolaborasi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memperkuat layanan anak melalui evaluasi program lintas sektor yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Ketua PKK Kabupaten Jayapura Dewi S. Wonda di Sentani, Rabu, mengatakan upaya tersebut dilakukan setelah pertemuan bersama 100 guru PAUD yang difasilitasi Dinas Pendidikan setempat, guna menindaklanjuti sejumlah masukan terkait pelaksanaan program perlindungan anak di daerah.

"Kami menampung berbagai masukan dari para guru PAUD dan memastikan seluruh apa yang disampaikan akan diformulasikan dengan tepat, untuk program kerja tahun 2026 mendatang," katanya.

Pihaknya menilai koordinasi lapangan masih membutuhkan penguatan, karena sejumlah data anak belum tercatat dengan baik sehingga mempengaruhi proses intervensi dan pendampingan yang dilakukan tenaga PAUD maupun posyandu.

"Kami melihat pentingnya sinkronisasi data agar intervensi tidak salah sasaran dan memastikan tidak ada anak terlewat dari pemantauan," ujarnya.

Dia menjelaskan program nasional yang dirancang pemerintah pusat membutuhkan dukungan daerah, agar pemenuhan hak anak berjalan menyeluruh, termasuk pemantauan kesehatan dan aktivitas perkembangan harian.

"Program yang dicanangkan pemerintah membutuhkan kontribusi semua pihak, bukan hanya sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan dan pendampingan sosial secara berkelanjutan," katanya.

Dia menambahkan perluasan wilayah pengecekan dan pengukuran tumbuh kembang anak tetap menjadi prioritas, karena meninggalkan dampak signifikan terhadap kualitas layanan PAUD, terutama di wilayah terpencil.

"Kami berharap seluruh laporan guru PAUD membantu memastikan setiap anak menerima layanan tepat, termasuk dukungan pendidikan dan transportasi, agar hasil intervensi benar-benar terlihat," ucap Dewi S Wonda.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026