Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat mengajak pemuda di 328 kampung dan empat kelurahan tetap solid dan kompak guna mendukung program percepatan pembangunan di daerah ini .
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jayawijaya Amos Asso di Wamena, Selasa, mengatakan pemuda harus bersatu dan mendukung program pemerintah daerah.
“Kami berharap pemuda di Jayawijaya tetap bersatu dan tidak boleh terpecah belah dengan isu disintegrasi sehingga dapat menyebabkan keterlambatan dalam pembangunan,” katanya.
Menurut dia, sebaiknya wadah kepemudaan, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dijadikan sebagai tempat menimba ilmu dan wawasan kebangsaan dalam berorganisasi.
“Sebaiknya KNPI tetap satu sehingga kekompakan dan persatuan seluruh pemuda di Jayawijaya berjalan baik dan dapat mengawal program pembangunan tahun ini maupun tahun depan,” ujarnya.
Dia menjelaskan pemuda merupakan pilar pembangunan sehingga setiap perencanaan pembangunan lima tahun ke depan pasti ada keterlibatan pemuda di dalamnya.
“Pemuda itu harus satu dan tidak boleh terkotak-kotak dalam berbagai aspek. Mari jaga dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, sehingga pembangunan di seluruh kampung di Jayawijaya dapat berjalan sesuai harapan,” katanya.
Dia menambahkan organisasi kepemudaan atau OKP apapun itu di Kabupaten Jayawijaya berada di bawah payung pemerintah daerah sebagai pembina organisasi tersebut.
“Kami harap seluruh OKP di Jayawijaya dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengawal program dan kebijakan pemerintah daerah yang tujuannya mensejahterakan masyarakat Orang Asli Papua (OAP),” ujarnya.

