
Pemkab Jayawijaya mendorong masyarakat perketat pencegahan peredaran narkoba

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendorong masyarakat 328 kampung memperketat pencegah peredaran narkoba di daerah masing-masing guna menghindari generasi muda terjerumus penggunaan zat adiktif tersebut.
Hal ini menyusul tanaman ganja yang termasuk dalam narkotika golongan satu telah ditanam oleh oknum masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan semua elemen masyarakat dapat terlibat dalam penanganan narkoba di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
“Masalah narkoba bukan hanya menjadi urusan pemerintah daerah dan aparat kepolisian, tetapi semua pihak yang ada di daerah ini untuk sama-sama memberikan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup lebih baik bagi generasi muda,” katanya.
Menurut dia, kasus peredaran narkoba golongan satu jenis ganja marak di generasi muda Kabupaten Jayawijaya dan ini menjadi ancaman serius bagi perkembangan generasi ini ke depan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan untuk sama-sama peduli dan memberantas masalah ini supaya anak-anak muda tumbuh menjadi orang sukses di masa mendatang,” ujarnya.
Dia menjelaskan, narkoba sangat berbahaya dikonsumsi oleh tubuh manusia karena dapat menyebabkan kecanduan jangka panjang sehingga membuat potensi generasi muda Kabupaten Jayawijaya menjadi sirna.
“Pemerintah kampung harus aktif membantu pencegahan narkoba di wilayahnya dengan melakukan edukasi serta membuat kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sehingga mereka sibuk dengan aktivitas positif ketimbang mengkonsumsi narkoba maupun minuman beralkohol,” katanya.
Pihaknya juga sangat intens dalam pencegahan peredam minuman beralkohol di Kabupaten Jayawijaya dengan rutin menggelar razia di lokasi-lokasi yang dianggap sebagai tempat penjualan minuman memabukkan itu.
“Hampir sebagian besar masalah gangguan keamanan di Kabupaten Jayawijaya terjadi disebabkan minuman beralkohol. Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan produksi dan penjualan minuman beralkohol ilegal,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
