Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, menilai kehadiran Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai simbol perjuangan manusia yang strategis.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Sabtu, mengatakan kehadiran PMI memberikan pelayanan yang akurat, cepat, dan tanggap serta menjadi mitra pemerintah dalam penyelamatan jiwa dan pelayanan kepada masyarakat.
"Tugas mulia ini terintegrasi dengan kebijakan pemerintah untuk melayani masyarakat dan juga berpijak pada nilai kasih mempersatukan perbedaan," katanya.
Menurut Basri, tiga peran PMI yaitu sebagai organisasi kemanusiaan utama dalam penyelamatan jiwa, pelaksanaan layanan kesehatan, dan donor darah.
"Dengan demikian, kami berharap PMI Kabupaten Jayapura menjadi organisasi kemanusiaan yang profesional, bersinergi, dan berkelanjutan," ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Jayapura Rendy Suebu mengatakan PMI memiliki cakupan yang luas meliputi pendidikan kebencanaan, kesiapsiagaan, pertolongan pertama, kesehatan hingga menjadi penyambung aspirasi masyarakat.
"PMI adalah mitra strategis pemerintah untuk mempercepat pelayanan dan memperkuat jangkauan informasi," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya berharap ke depan terus terjalin komunikasi yang baik antara PMI di tingkat distrik dengan kampung dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

