
Yonif 511/DY perbaiki fasilitas SMP Negeri Balingga Lanny Jaya

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY membantu perbaikan fasilitas milik SMP Negeri Balingga, Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, khususnya alat generator (genset) untuk menunjang kegiatan belajar di sekolah itu.
Danpos Balingga Satgas Pamtas Yonif 511/DY Lettu Inf Arif Jumaedi dalam keterangan di Wamena, Jumat mengatakan bantuan pengerjaan genset SMP Negeri Balinggai telah menjadi kewajiban sebagai aparat keamanan untuk dapat membantu kegiatan sosial di wilayah penugasan TNI itu.
“Kegiatan sosial itu menjadi tugas kami sebagai TNI penugasan untuk mencari solusi dan membantu semua kesusahan masyarakat di daerah penugasan termasuk memperbaiki mesin genset,” katanya.
Menurut dia, bantuan ini juga sebagai kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terwujud nyata di wilayah pedalaman Papua.
“Kami membantu memperbaiki mesin genset inventaris milik SMP Negeri Balingga mengalami kerusakan sehingga bisa digunakan kembali dalam urusan pembelajaran,” ujarnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini bermula ketika beberapa masyarakat datang langsung ke Pos TNI Satgas Pamtas Yonif 511/DY dengan membawa mesin genset yang sudah lama mati total.
“Bapak Kepala Sekolah SMP Negeri Balingga Simius Wenda menyampaikan bahwa genset tersebut merupakan inventaris dan satu-satunya sumber listrik yang dimiliki sekolah untuk penerangan serta kegiatan sekolah dan gereja,” katanya.
Dia menambahkan setelah menerima aduan masyarakat, pihaknya segera memerintahkan personel yang memiliki keahlian mekanik untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.
"Kami selalu siap membantu kesulitan masyarakat di sekitar pos, begitu masyarakat datang membawa genset yang rusak anggota langsung berupaya memperbaikinya agar pelaksanaan kegiatan administrasi sekolah dan gereja bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri Balinggai Simius Wenda menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Satgas Pamtas Yonif 511/DY memperbaiki mesin genset tersebut.
"Terima kasih bapak-bapak TNI 511, sudah lama mesin ini mati, sekarang genset sudah hidup anak-anak bisa belajar bisa digunakan untuk mencetak, malam hari bisa terang dan bisa digunakan untuk kegiatan ibadah di gereja,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
