Logo Header Antaranews Papua

Nilai ekspor Papua ke Australia capai 71 persen pada Januari 2026

Selasa, 3 Maret 2026 06:54 WIB
Image Print
Suasana bongkar muat di Pelabuhan Jayapura, Papua. ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura, Papua (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat Australia menjadi negara tujuan utama ekspor Papua pada Januari 2026 dengan porsi 71,17 persen dari total nilai ekspor.

Kepala BPS Papua Adriana Helena Carolina di Jayapura, Senin, mengatakan nilai ekspor Papua ke Australia pada Januari 2026 tercatat sebesar 3.083,48 ribu dolar AS.

"Selain Australia, dua negara tujuan ekspor terbesar lainnya yakni Selandia Baru sebesar 688,76 ribu dolar AS atau 15,90 persen, serta Papua Nugini senilai 363,26 ribu dolar AS atau 8,39 persen," katanya.

Menurut Adriana, secara keseluruhan, ekspor ke enam negara utama pada Januari 2026 tercatat sebesar 4.135,56 ribu dolar AS atau turun 28,98 persen dibandingkan Desember 2025, yang mencapai 5.823,26 ribu dolar AS.

Namun, ekspor Papua ke enam negara utama pada Januari 2026 itu meningkat 24,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3.316,49 ribu dolar AS.

Sementara, total nilai ekspor Papua pada Januari 2026 sebesar 4.332,27 ribu dolar AS atau turun 30,69 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebesar 6.250,77 ribu dolar AS.

"Penurunan tersebut dipengaruhi berkurangnya nilai ekspor pada sejumlah komoditas utama, meski secara tahunan masih menunjukkan tren positif pada beberapa negara tujuan," katanya.

Dia menambahkan berdasarkan jenisnya, ekspor Papua pada Januari 2026 didominasi komoditas nonmigas sebesar 99,87 persen, sedangkan migas hanya 0,13 persen terhadap total ekspor.

"Ekspor nonmigas pada periode tersebut terdiri atas kayu dan barang dari kayu (HS44) senilai 3.955,56 ribu dolar AS serta ekspor nonmigas lainnya sebesar 371,20 ribu dolar AS. Sementara itu, ekspor migas tercatat sebesar 5,50 ribu dolar AS," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPS: Porsi ekspor Papua ke Australia capai 71 persen pada Januari 2026



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026