Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayawijaya pastikan stok bahan pokok aman hingga Lebaran 2026

Minggu, 8 Maret 2026 09:59 WIB
Image Print
Bupati Jayawijaya Atenius Murib didampingi unsur forkopimda melakukan sidak di beberapa tempat penjualan baik supermarket dan distributor di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/HO-Kodim 1702 Jayawijaya

Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, memastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TIPD melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat pusat perbelanjaan dan distributor bahan pokok di Wamena untuk mengecek ketersediaannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya Tinggal Wusono, dalam keterangan di Wamena, Jumat, mengatakan dari hasil sidak di lapangan dapat disimpulkan kebutuhan bahan pokok aman hingga Lebaran.

"Kami dari TPID telah melakukan pengecekan stok ke beberapa distributor dan tempat-tempat penjualan dan ditemukan beberapa stok dalam posisi aman, tetapi juga ada stok yang kurang aman," katanya.

Menurut dia, meskipun ada beberapa stok bahan pokok yang kurang bahkan kosong, tetapi melalui kebijakan khusus harus dapat memaksimalkan ketersediaannya hingga Lebaran.

"Harus ada kebijakan khusus supaya stok yang ada dapat bertahan hingga Lebaran nanti, sehingga tidak terjadi kelangkaan barang," ujarnya.

Dia menjelaskan selain itu pihaknya juga memberikan edukasi terkait bahan makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa kepada pelaku usaha untuk tidak menjualnya.

"Kami memberikan edukasi kepada para pedagang bahan pokok untuk tidak menjual barang kedaluwarsa untuk memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat kita di Jayawijaya," katanya.

Dia menambahkan untuk ketersediaan stok beras di pasaran dan Gudang Bulog Wamena dan telur ayam dipastikan aman hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Stok beras dan telur ayam, tepung aman hingga Lebaran, namun daging ayam agak susah di pasaran dan harus didatangkan dari luar Wamena. Kami juga berharap dari Badan Pangan Nasional dapat membantu memastikan bahan pokok di wilayah Papua Pegunungan khususnya Jayawijaya aman," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026