Logo Header Antaranews Papua

Bulog Papua distribusikan 790 karton minyak goreng di Pasar Hamadi Jayapura

Rabu, 11 Maret 2026 07:55 WIB
Image Print
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari saat meninjau pendistribusian minyak goreng merek minyakita di Pasar Hamadi Kota Jayapura, Papua, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat mendistribusikan sebanyak 790 karton minyak goreng ke para pengecer di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, guna membantu menstabilkan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari di Jayapura, Selasa, mengatakan distribusi minyak goreng merek MinyaKita tersebut dilakukan kepada sekitar 19 pengecer yang berjualan di kawasan Pasar Hamadi.

“Kami mulai menyalurkan minyak goreng ke pengecer agar harga di pasar tetap stabil menjelang Idul Fitri,” katanya usai pemantauan pendistribusian MinyaKita di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua, Selasa.

Menurut Mustari, minyak goreng yang disalurkan tersebut dijual kepada masyarakat sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter di tingkat pengecer.

"Para pengecer yang menerima pasokan minyak goreng dari Bulog diminta untuk mematuhi ketentuan harga tersebut agar tidak terjadi kenaikan harga yang merugikan masyarakat," ujar dia.

Ia menjelaskan jika ditemukan pelanggaran tentu akan diberikan teguran dan Bulog juga bekerja sama dengan satgas pangan untuk melakukan pengawasan.

“Saat ini di gudang kami tersedia sekitar 73 ribu liter minyak goreng dan dalam waktu dekat akan kembali masuk pasokan tambahan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan penyaluran minyak goreng tersebut akan terus dilakukan secara berkala selama stok tersedia guna menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Selain Pasar Hamadi, kami juga akan distribusi ke Pasar Youtefa, dan Pasar Phara Sentani Kabupaten Jayapura, serta daerah lainnya di wilayah kerja Bulog se Tanah Papua," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026