Logo Header Antaranews Papua

Pemkot Jayapura menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di tiga lokasi

Rabu, 11 Maret 2026 15:52 WIB
Image Print
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Komplek Kodam Lama, Rabu (11/3/2026) ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menyalurkan bantuan berupa bahan pokok dan peralatan dapur serta perlengkapan tidur kepada para korban kebakaran di tiga lokasi.

Tiga lokasi kebakaran tersebut, yaitu Kompleks Kodam Lama, Kelurahan Numbay, RT 03/RW 05, Jalan Agast Dok V, Kelurahan Bhayangkara, serta RT 05/RW 10 di belakang Kompleks TNI Angkatan Laut, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Rabu, mengatakan pemberian bantuan sebagai wujud pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah kebakaran segera terpenuhi.

"Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah untuk memastikan apa saja yang dibutuhkan oleh para korban," katanya.

Menurut Rollo, khusus untuk kebakaran di Kompleks Kodam Lama, Pemkot Jayapura menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari guna membantu para korban.

"Di lokasi ini terdapat 22 kepala keluarga atau 64 jiwa yang menjadi korban kebakaran," ujarnya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh arus pendek listrik.

"Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati menjaga rumahnya dan sebelum meninggalkan rumah pastikan kompor sudah dimatikan dan peralatan listrik yang tidak digunakan dicabut," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Matius Pawara mengatakan dalam sepekan telah terjadi tiga kebakaran di tiga lokasi berbeda yang pertama di Kompleks Kodam terdapat 22 kepala keluarga dengan 64 jiwa yang terdampak.

"Kemudian, di Dok V terdapat satu rumah dengan tiga kepala keluarga atau sembilan jiwa, sedangkan di Hamadi terdapat dua kepala keluarga dengan lima jiwa," katanya.

Menurut Matius, khususnya untuk kebakaran di Kompleks Kodam Lama pemerintah telah menetapkan tanggap darurat selama tujuh hari dengan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan para korban.

"Kami membuka dapur umum untuk melayani kebutuhan makanan bagi korban kebakaran selama masa tanggap darurat," ujarnya.

Dia menambahkan bagi anak-anak yang terdampak dan masih bersekolah, pemerintah juga menyiapkan seragam sekolah baru untuk tingkat SD, SMP, hingga SMA.

"Kami juga membantu pengurusan dokumen penting yang terbakar, seperti KTP, kartu keluarga, ijazah, dan surat-surat lainnya dengan berkoordinasi bersama instansi terkait," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026