Logo Header Antaranews Papua

Prajurit Satgas Yonif 136 mengajar di SD Kalome Puncak Jaya

Sabtu, 28 Maret 2026 14:43 WIB
Image Print
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 136/TS memberikan pelajaran bagi siswa-siswa SD Negeri Kalome, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.ANTARA/HO-Dok Satgas Yonif 136/TS

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 136/TS mengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Kalome, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah guna mendukung proses pembelajaran di daerah itu.

Danpos Kalome Satgas Pamtas Yonif 136/TS Lettu Inf Jeril Wiputra dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu mengatakan dukungan proses belajar mengajar merupakan wujud nyata kepedulian serta tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mencerdaskan generasi muda di daerah penugasan.

“Kegiatan mengajar ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak bangsa. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Pamtas Yonif 136/TS yang bertujuan mempererat kebersamaan serta meningkatkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

“Kegiatan mengajar ini juga merupakan salah satu program unggulan Satgas Yonif 136/TS yang dikenal dengan Tsamawa atau Tuah Sakti Membawa Tawa),” ujarnya.

Dia menjelaskan program Tsamawa mengusung konsep belajar dan bermain bersama anak-anak.

“Melalui pendekatan yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah menerima materi sekaligus merasakan kehadiran TNI sebagai sahabat mereka,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya tidak hanya memberikan materi pelajaran dan wawasan kebangsaan, tetapi juga membagikan sarana belajar berupa buku tulis dan buku gambar kepada sekitar 150 siswa-siswi.

“Bantuan tersebut diterima langsung oleh pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar mengajar di SD Negeri Kalome,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026