Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua percepat cetak sawah 100 hektare di Kabupaten Waropen

Selasa, 19 Mei 2026 09:07 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri bersama Ketua DPR Papua Denny Bonai serta Forkopimda saat melakukan cetak sawah 100 hektare di Kabupaten Waropen, Senin (18/5/2026). ANTARA/HO- Pemprov Papua

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mempercepat program cetak sawah seluas 100 hektare dan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Waropen sebagai bagian dari pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN).

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri di Jayapura, Senin, mengatakan penanaman perdana tersebut dilakukan pada sawah masyarakat di Kampung Baino Jaya, Distrik Oudate, Kabupaten Waropen.

"Kondisi fiskal daerah yang terbatas akibat efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah harus memanfaatkan program-program strategis nasional yang didukung pemerintah pusat," katanya.

Menurut Fakhiri, kini kondisi semua provinsi itu sama sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) harus mengambil manfaat dari semua kegiatan program strategis nasional.

"Sebagai gubernur saya sudah keliling ke semua menteri untuk meminta agar program tersebut dapat dikerjakan segera,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya kini fokus pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi baru di Papua.

“Saya fokus di pertanian, perkebunan, peternakan. Salah satu fokus yaitu cetak sawah ini. Ada pembukaan lahan, revitalisasi dan optimalisasi,” katanya lagi.

Dia menambahkan Waropen memiliki lahan yang luas dan subur sehingga sangat potensial untuk pengembangan pertanian.

Karenanya, dia meminta Pemerintah Kabupaten Waropen segera mengeksekusi program cetak sawah hingga 700 hektare yang telah disiapkan.

“Itu uang ada, tinggal Pak Bupati dan Kepala Dinas saja kerja. Kalau kepala dinas kerja lambat, copot saja, ganti yang mau kerja,” ujarnya.

Dia menjelaskan selain padi, Fakhiri juga mendorong pengembangan komoditas lain seperti kelapa, kakao, kopi, singkong hingga tanaman jarak sebagai sumber energi terbarukan.

"Saya juga mengingatkan agar selalu melibatkan masyarakat adat dalam setiap program pembangunan di Waropen. Proteksi bagi orang Papua itu tidak boleh ditawar-menawar. Masyarakat adat harus dilibatkan dalam setiap program pembangunan,” katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Papua percepat cetak sawah 100 hektare di Waropen



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026