Rabu, 20 September 2017

Lukas Enembe uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDIP

id Lukas Enembe uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDIP, Papua
Lukas Enembe uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDIP
Lukas Enembe bersama kandidat calon gubernur lainnya, saat berada di Sekretariat DPP PDI-P untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon gubernur, Senin (11/9). (Foto: Istimewa)
Dalam proses ini, Lukas Enembe bersama calon gubernur lain diwajibkan terlebih dahulu mengisi daftar hadir, daftar riwayat hidup singkat, kemudian dilanjutkan dengan tes psikologi secara lisan dan tertulis selama hampir kurang lebih 30 menit
Jayapura (Antara Papua) - Kandidat calon Gubernur Papua periode 2018-2023 Lukas Enembe mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Sekretariat DPP PDIP di Jakarta Pusat, Senin sekitar pukul 13.40 WIB.

Wakil Ketua I Demisioner DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Carolus Bolly dalam siaran persnya yang diterima Antara di Jayapura, Senin, mengatakan uji kelayakan dan kepatutan para kandidat pilkada itu dilakukan serentak bersama calon kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia.

"Dalam proses ini, Lukas Enembe bersama calon gubernur lain diwajibkan terlebih dahulu mengisi daftar hadir, daftar riwayat hidup singkat, kemudian dilanjutkan dengan tes psikologi secara lisan dan tertulis selama hampir kurang lebih 30 menit," katanya.

Menurut Carolus, proses uji kelayakan dan kepatutan diakhiri dengan wawancara khusus, dan untuk calon Gubernur Papua Lukas Enembe yang dilakukan oleh Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDIP Juliari Peter Batubara di ruang kerjanya.


Lukas Enembe bersama Wakil Bendahara Bid. Program DPP PDIP Juliari Peter Batubara, usai wawancara dalam proses uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur Papua periode 2018-2023, di Sekretraiat DPP PDI-P, di Jakarta, Senin (11/9)

"Sambil menunggu giliran masuk ruangan tes, Lukas Enembe sempat duduk bercengkerama dan foto bersama dengan para kandidat lainnya dari Papua," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, kata Carolus, Lukas Enembe sempat menyatakan bahwa ia tidak memiliki musuh politik, semua dirangkul sebagai satu saudara se-Tanah Papua, yang harus berjuang bersama membangun Papua.

Dia menambahkan, ketika kandidat calon gubernur Lukas Enembe tiba, telah lebih dulu hadir para kandidat calon lain dari Papua yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, yakni Albert Yoku, Ones Pahabol, Habel Suwae serta Lenis Kogoya, kemudian disusul Paulus Waterpauw dan sebelumnya John Wempi Wetipo.

John Wempi Wetipo telah lebih dulu hadir dan keluar dari Sekretariat DPP PDIP sebelum Lukas Enembe tiba.

"Turut mendampingi Lukas Enembe adalah Ketua MPD Partai Demokrat Papua (Demisioner) Yunus Wonda, Anggota Tim Formatur atau Ketua DPC PD Kabupaten Mamberamo Tengah R. Ham Pagawak dan pengurus partai lainnya," ujarnya. (*/adv)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga