Polisi berharap pengelola kargo Bandara Sentani waspadai pencuri
Kamis, 29 Januari 2015 15:37 WIB
Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu Jubelina Wally. (Foto: Istimewa)
Sentani (Antara Papua) - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, berharap pengelola kargo bandara dan unit kerja lainnya, mewaspadai pencuri yang kerap beraksi.
Kepala Polsek (Kapolsek) Kawasan Bandara Sentani Iptu Jubelina Wally, di Sentani, Kamis, mengatakan pencuri kerap beraksi di kawasan bandara itu pada musim penghujan, yang memanfaatkan kelengahan petugas.
"Dalam catatan kami, biasanya pencurian meningkat ketika musim hujan, karena kebanyakan warga malas untuk mengecek kondisi rumah dan lebih cepat tidur. Demikian juga di kawasan bandara," katanya.
Dia mengimbau petugas "security" atau satpam di kawasan bandara, termasuk di loket penerimaan barang milik maskapai penerbangan, agar lebih bersikap waspada.
Polisi tidak bisa berpatroli dan mengecek satu per satu semua aktivitas di kawasan bandara.
"Kami hanya berpatroli secara umum dan menyeluruh jadi tidak akan cek satu per satu, sehingga penjaganya harus lebih waspada jika hujan mulai turun," ujarnya.
Sebelumnya, loket tempat penerimaan barang milik PT Trigana Air Jayapura pada Rabu (28/1) dini hari sekitar pukul 02.30 WIT dibobol kawanan pencuri.
Sekitar pukul 07.00 WIT pagi, salah seorang karyawan PT Trigana Air mendatangai Polsek Bandara Sentani guna melaporkan kasus pencurian di loket penerimaan barang itu.
Ketika anggota Polsek Kawasan Bandara Sentani tiba di lokasi, didapati pintu depan sudah dalam kondisi rusak.
Berdasarkan keterangan karyawan Trigana Air, barang yang hilang berupa satu brangkas berisi uang sekitar Rp32 juta dan dua buah layar komputer 14 inchi.
Ketika polisi melihat rekaman CCTV, diketahui kawanan pencuri itu berjumlah sembilan orang. (*)
Kepala Polsek (Kapolsek) Kawasan Bandara Sentani Iptu Jubelina Wally, di Sentani, Kamis, mengatakan pencuri kerap beraksi di kawasan bandara itu pada musim penghujan, yang memanfaatkan kelengahan petugas.
"Dalam catatan kami, biasanya pencurian meningkat ketika musim hujan, karena kebanyakan warga malas untuk mengecek kondisi rumah dan lebih cepat tidur. Demikian juga di kawasan bandara," katanya.
Dia mengimbau petugas "security" atau satpam di kawasan bandara, termasuk di loket penerimaan barang milik maskapai penerbangan, agar lebih bersikap waspada.
Polisi tidak bisa berpatroli dan mengecek satu per satu semua aktivitas di kawasan bandara.
"Kami hanya berpatroli secara umum dan menyeluruh jadi tidak akan cek satu per satu, sehingga penjaganya harus lebih waspada jika hujan mulai turun," ujarnya.
Sebelumnya, loket tempat penerimaan barang milik PT Trigana Air Jayapura pada Rabu (28/1) dini hari sekitar pukul 02.30 WIT dibobol kawanan pencuri.
Sekitar pukul 07.00 WIT pagi, salah seorang karyawan PT Trigana Air mendatangai Polsek Bandara Sentani guna melaporkan kasus pencurian di loket penerimaan barang itu.
Ketika anggota Polsek Kawasan Bandara Sentani tiba di lokasi, didapati pintu depan sudah dalam kondisi rusak.
Berdasarkan keterangan karyawan Trigana Air, barang yang hilang berupa satu brangkas berisi uang sekitar Rp32 juta dan dua buah layar komputer 14 inchi.
Ketika polisi melihat rekaman CCTV, diketahui kawanan pencuri itu berjumlah sembilan orang. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Jayawijaya berharap pada 2026 percepatan pembangunan lebih baik lagi
25 December 2025 16:14 WIB
MUI berharap peredaran minuman beralkohol di Papua Pegunungan diperketat
18 March 2025 12:45 WIB, 2025
Pemprov Papua berharap HUT ke-115 Kota Jayapura perkuat ekonomi rakyat
07 March 2025 23:38 WIB, 2025
Pemprov Papua berharap Bank Indonesia terus tingkatkan elektronifikasi
21 February 2025 23:47 WIB, 2025
Senator DPD RI berharap penanganan HAM di Tanah Papua lebih komprehensif
21 February 2025 11:56 WIB, 2025
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Satgas Yonif 136/TS pastikan warga Kampung Lima Lima peroleh layanan kesehatan
18 March 2026 8:33 WIB
Tim gabungan bongkar jaringan jual beli senpi dan amunisi untuk KKB di Papua
14 March 2026 19:23 WIB